Plaud Note, Revolusi Perekam Suara Berbasis AI Andalan Pekerja Kantoran

Di era di mana waktu adalah komoditas paling berharga, Plaud Note hadir sebagai jawaban atas kerumitan dunia kerja.
WWW.JERNIH.CO – Berada di tengah kepungan tenggat waktu dan rapat yang seolah tiada habisnya, setiap pekerja kantoran modern pasti pernah merasakan momen “blank” saat mencoba mengingat detail keputusan penting dalam diskusi yang berjalan dua jam.
Bayangkan sebuah benda setipis kartu kredit, terselip elegan di belakang ponsel Anda, yang mampu mengubah kekacauan suara tersebut menjadi ringkasan rapi dalam hitungan detik. Inilah kisah tentang bagaimana Plaud Note, alat perekam suara berbasis AI yang tengah viral, menjadi “penyelamat” produktivitas di ruang kerja masa kini.

Anda yang pekerja kantoran alih-alih sibuk mengetik di laptop atau mencoret-coret buku catatan yang seringkali berakhir berantakan. Anda hanya perlu menekan satu tombol pada perangkat perak tipis yang menempel secara magnetis pada iPhone atau laptop. Itulah Plaud Note. Dengan ketebalan hanya 0,117 inci—hampir setipis kartu ATM—perangkat ini tidak terasa seperti alat elektronik tambahan, melainkan bagian dari estetika profesionalnya.
Plaud Note dirancang dengan filosofi “sekali tekan”. Tidak ada menu yang rumit atau layar yang membingungkan. Cukup geser tombol fisik ke mode “Note” untuk merekam rapat di ruangan, atau mode “Call” untuk merekam pembicaraan telepon melalui sensor konduksi tulang yang canggih.
Keajaiban sesungguhnya terjadi tepat setelah rapat selesai: melalui koneksi Bluetooth ke aplikasi di ponselnya, seluruh percakapan panjang itu ditranskripsi secara otomatis ke dalam teks.
Apa yang membuat Plaud Note menjadi perbincangan hangat bukan hanya kemampuannya merekam, melainkan integrasi cerdasnya dengan teknologi GPT-4o dan Claude 3.5. Begitu audio diunggah, AI akan bekerja menyisir ribuan kata, memilah siapa yang berbicara, dan menghasilkan ringkasan yang terstruktur.

Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu dua jam hanya untuk membuat minutes of meeting (MoM). Plaud Note secara otomatis menyusun daftar tugas (to-do list), poin-poin keputusan utama, dan analisis dari diskusi tersebut dalam lebih dari 112 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
Akurasinya yang tinggi, berkat dukungan mikrofon ganda berkualitas tinggi (1536kbps), memastikan tidak ada istilah teknis atau angka penting yang terlewat, meski ruangan sedang sedikit bising oleh suara pendingin udara.
Salah satu kecemasan pekerja mobile adalah perangkat yang mati di tengah momen krusial. Namun, di balik bodinya yang ramping, Plaud Note menyimpan daya tahan yang luar biasa. Perangkat ini dibekali baterai yang mampu melakukan perekaman kontinu hingga 30 jam. Ini berarti ia hanya perlu mengisi daya sekali dalam seminggu, meski jadwal rapatnya sangat padat. Bahkan dalam kondisi standby, perangkat ini bisa bertahan hingga 60 hari, siap digunakan kapan saja ide mendadak muncul atau klien menelepon tanpa pemberitahuan.
Penyimpanan internal sebesar 64GB juga memberikan rasa tenang. Kapasitas ini setara dengan 480 jam rekaman, sebuah angka yang fantastis untuk perangkat sekecil itu. Andi tidak perlu khawatir memori penuh saat berada di luar kantor atau saat koneksi internet sedang tidak stabil untuk sinkronisasi cloud.

Maka Plaud Note memang bukan sekadar alat perekam suara; ia adalah asisten pribadi yang memberikan kebebasan bagi para pekerja untuk kembali menjadi manusia yang fokus pada komunikasi, bukan sekadar mesin pencatat. Dengan perangkat ini, Andi bisa menatap mata lawan bicaranya, berdiskusi dengan penuh empati, dan tetap pulang kantor tepat waktu karena beban administratifnya telah dipangkas habis oleh kecerdasan buatan.
Di pasar Indonesia pada awal tahun 2026, harga perangkat Plaud Note cukup bervariasi tergantung pada model yang Anda pilih. Untuk varian Standard yang paling populer, Anda bisa membelinya di kisaran Rp2.799.000 hingga Rp2.999.000, sementara varian Pro dengan jangkauan mikrofon lebih luas dibanderol sekitar Rp3.299.000. Jika Anda lebih menyukai model wearable yang praktis, tersedia pula Plaud NotePin seharga Rp2.999.000 yang bisa dijepit di kerah baju atau dijadikan kalung.
Selain biaya perangkat keras, Plaud Note menerapkan sistem layanan AI berbasis langganan untuk akses transkripsi dan ringkasan tingkat lanjut. Pengguna mendapatkan Starter Plan secara gratis dengan kuota transkripsi 300 menit per bulan. Namun, untuk kebutuhan profesional yang lebih intensif, tersedia Pro Plan seharga kurang lebih Rp1.600.000 per tahun untuk kuota 1.200 menit, atau Unlimited Plan yang berada di kisaran Rp3.800.000 per tahun bagi pengguna yang menginginkan akses tanpa batas ke teknologi GPT-4o dan Claude 3.5.

Saat melakukan pembelian melalui distributor resmi atau e-commerce, sangat disarankan untuk memastikan produk memiliki label Garansi Resmi 1 Tahun guna memudahkan proses klaim di masa mendatang. Perhatikan juga paket penjualan yang ditawarkan, karena beberapa toko menyediakan bundle menarik yang sudah termasuk aksesori tambahan seperti Magnetic Case dan kabel pengisi daya khusus. Dengan investasi ini, Anda tidak hanya membeli alat perekam, tetapi juga asisten AI yang siap mengoptimalkan produktivitas kerja setiap hari.(*)
BACA JUGA: iKKO Mind One Pro, Smartphone Seukuran Kartu Kredit
