Sir Sam Neill, Bintang Utama Jurassic Park, Meninggal Dunia

Dikenal lewat karakter ikoniknya di Jurassic Park hingga perannya yang berwibawa di Peaky Blinders, ia meninggalkan warisan karya yang tak terlupakan di panggung Hollywood.
WWW.JERNIH.CO – Aktor legendaris asal Selandia Baru, Sir Sam Neill, yang sangat dikenal lewat peran ikoniknya sebagai paleontolog Dr. Alan Grant dalam waralaba Jurassic Park, meninggal dunia pada Senin, 13 Juli 2026.
Sam Neill mengembuskan napas terakhirnya di St Vincent’s Private Hospital, Sydney, Australia, pada usia 78 tahun.
Berdasarkan pernyataan resmi dari pihak keluarga yang diunggah melalui akun media sosialnya, kepergian Sam Neill disebut terjadi secara “mendadak dan tidak terduga”. Meski demikian, keluarga menegaskan sebuah kabar baik bahwa sang aktor meninggal dalam kondisi bebas dari kanker.
Sebelumnya, sejak Maret 2022, Neill sempat berjuang melawan kanker darah langka dan agresif yang disebut angioimmunoblastic T-cell lymphoma. Sempat menjalani berbagai pengobatan berat hingga kemoterapi, Neill baru saja mengumumkan pada April 2026 kemarin bahwa dirinya telah bersih dari kanker setelah mengikuti uji klinis terapi baru di Australia. Hingga saat ini, pihak medis maupun keluarga belum merilis secara spesifik penyebab medis utama dari kematian mendadaknya tersebut.

Lahir dengan nama Nigel John Dermot Neill di Irlandia Utara pada 14 September 1947, ia pindah bersama keluarganya ke Selandia Baru saat berusia 7 tahun. Nama panggung “Sam” ia adopsi sejak masa sekolah agar terdengar lebih membumi. Karier beraktingnya terbentang selama lebih dari lima dekade.
Neill memulai langkahnya di industri kreatif Selandia Baru sebagai sutradara dokumenter dan aktor pasca-kelulusan kuliah. Namanya mulai mencuri perhatian internasional lewat film “Sleeping Dogs” (1977), film fitur lokal pertama yang berhasil menembus pasar bioskop Amerika Serikat.
Berkat rekomendasi aktor senior James Mason yang menjadi mentornya, Neill mendapatkan agen di London. Ia kemudian membintangi film horor kultus “Possession” (1981) dan “Omen III: The Final Conflict” (1981), yang memperkuat posisinya sebagai aktor watak yang solid di kancah global.
Tahun 1993 menjadi tahun keemasan bagi Neill. Ia membintangi film pemenang Oscar, “The Piano”, sekaligus mahakarya fiksi ilmiah sutradara Steven Spielberg, Jurassic Park. Karakternya sebagai Dr. Alan Grant yang protektif sekaligus sinis terhadap dinosaurus menjadikannya legenda pop-kultur dunia. Peran ini ia mainkan kembali dalam “Jurassic Park III” (2001) dan “Jurassic World Dominion” (2022).
Neill tidak hanya bersinar di layar lebar, tetapi juga di serial televisi populer seperti drama kriminal Inggris “Peaky Blinders” (sebagai Inspektur Chester Campbell) dan serial “The Tudors”. Atas kontribusi besarnya membawa sinema Selandia Baru ke panggung dunia, ia dianugerahi gelar kebangsawanan Sir (Knight Companion of the New Zealand Order of Merit) pada tahun 2022.
Selain aktif berakting hingga akhir hayatnya—termasuk keterlibatannya dalam serial “Apples Never Fall”—Sam Neill juga dikenal sebagai pemilik kebun anggur sukses bernama Two Paddocks di Central Otago, Selandia Baru. Kepergiannya diratapi oleh tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon yang menyebutnya sebagai “salah satu talenta terbesar yang pernah dimiliki negara.” (*)
BACA JUGA: Zephyr, Dinosaurus dari Era Jurassic Dilelang
