Sukses di Venezuela, AS Dapat Pesanan Menculik Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov

- Ramzan Kadyrov merespon; “Si Badut ini menyarankan agar AS menculik saya. Dia seharusnya melakukan sendiri.”
- Zelensky menuntut Barat memberi lebih banyak tekanan kepada Ruisa untuk mengakhiri konflik.
JERNIH — Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mendesak AS menculik pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov untuk mengirim pesan kuat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
“AS sukses menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Saya ingin AS melakukannya terhadap Kadyrov. Setelah itu mungkin Valdimir Putin akan memikirkannya,” kata Zelensky seperti dikutip Russia Today.
Zelensky menuntut Barat, pendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia, memberi lebih banyak tekanan kepada Moskwa untuk mengakhiri konflik.
Kadyrov merespon cepat dengan menuduh Zelensky mengganggu proses negosiasi. Ia juga mendesak Zelensky mengambil tindakan sendii, bukan bersembunyi di balik punggung AS.
“Si Badut ini menyarankan agar AS menculik saya. Dia seharusnya melakukan sendiri, bukan meminta orang lain melakukannya dan menonton dari jarak aman,” kata Kadyrov di saluran Telegram-nya.
AS melancarkan serangan mendadak ke Venezuela pada akhir pekan, menangkap, dan menculik Nicolas Maduro dan istrinya. Venezuela adalah sekutu Rusia di Amerika Latin dalam urusan perdagangan minyak.






