Vindes Kehilangan Deddy Mahendra Desta

Setelah sekitar empat tahun mendirikan dan bersama membesarkan brand Vindes, Desta akhirnya cabut.
WWW.JERNIH.CO – Kabar pengunduran diri Deddy Mahendra Desta dari perusahaan media kreatif Vindes Corp cukup mengejutkan publik saat. Melalui unggahan di media sosial resminya, Desta menjelaskan bahwa langkah besar tersebut murni diambil demi kebaikan bersama setelah melalui proses pertimbangan yang sangat matang.
Namun ia secara tegas meminta publik agar tidak membuat spekulasi atau asumsi liar mengenai keputusannya, serta memastikan bahwa hubungannya dengan sang sahabat, Vincent Rompies, maupun seluruh jajaran tim Vindes tetap berjalan sangat baik, saling mendukung, dan harmonis tanpa adanya konflik internal.
Di Vindes Corp sendiri, Desta memegang peran yang sangat krusial. Ia merangkap selain bertindak sebagai talenta utama atau pembawa acara, juga sebagai Co-Founder dan pilar kreatif perusahaan. Bersama Vincent, ia turut mengarahkan visi artistik, merancang konsep konten hiburan, hingga mengambil keputusan strategis untuk mengekspansi lini bisnis media digital tersebut. Karakter Desta yang ceplas-ceplos serta chemistry uniknya bersama Vincent menjadi warna utama yang membentuk identitas kuat brand Vindes di mata publik.
Perjalanan Vindes, yang merupakan singkatan dari Vincent dan Desta, dimulai pada masa pandemi COVID-19 sekitar tahun 2021. Berawal dari keinginan untuk menghadirkan ruang kebebasan berkarya setelah puluhan tahun berkolaborasi dari grup musik Club Eighties hingga berbagai acara televisi, keduanya memutuskan membangun platform digital berbasis YouTube. Dari sekadar program bincang-bincang santai, mereka berhasil mengembangkan ekosistem media kreatif terpadu yang memproduksi berbagai program orisinal, produk merchandise, hingga penyelenggaraan acara berskala besar.
Selama bertahun-tahun di bawah naungan Vincent dan Desta, Vindes Corp telah berhasil mencatatkan berbagai prestasi yang fenomenal. Perusahaan ini menjadi pelopor tren sportainment di Indonesia melalui gelaran bergengsi seperti Tepok Bulu dan Tiba-Tiba Tenis yang sukses menyedot jutaan penonton live streaming serta memadati stadion olahraga.
Selain itu, Vindes berhasil menghimpun jutaan subscribers dan membangun komunitas penggemar yang sangat solid bernama Saker (Sahabat Karyawan), hingga bertransformasi dari kanal YouTube biasa menjadi perusahaan media kreatif bernilai komersial tinggi yang dipercaya oleh berbagai brand besar nasional maupun internasional.
Terakhir Vindes memproduksi balap gokar para seleb di Sirkuit Sentul, masih dengan konsep sportainment. Konsep macam ini kemudian banyak ditiru oleh sejumlah televisi swasta maupun perusahaan hiburan.(*)
BACA JUGA: Olivia Dean, dari Musisi Jalanan Menuju Mahkota Best New Artist Grammy 2026






