Dum Sumus

Air Kembang Sepatu: Rahasia Turun Darah Tinggi yang Dikenal Sejak Firaun

Jika tidak terlalu manis, air kembang sepatu dapat mendukung kesehatan jantung, kekebalan tubuh, usus, dan ginjal sekaligus meningkatkan hidrasi dan membantu mengelola alergi serta berat badan.

JERNIH –  Air kembang sepatu (hibiscus water) belakangan jadi tren karena dipandang sebagai minuman herbal alami yang sehat dan menyegarkan. Air kembang sepatu (terutama dari Hibiscus sabdariffa, yang di Indonesia sering disebut rosella) sudah jadi minuman herbal sejak ratusan tahun lalu, jauh sebelum jadi tren modern.

Tanaman hibiscus sabdariffa berasal dari Afrika Barat dan sudah sejak zaman kuno direbus bunganya untuk minuman penyegar. Di Mesir kuno pada 2000 SM alias era Firaun minuman karkadeh dari hibiscus dipercaya punya khasiat menurunkan panas tubuh dan menyehatkan jantung.

Sementara di Asia, masuk ke India dan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) lewat perdagangan rempah. Di Indonesia sendiri dikenal sebagai teh rosella, diminum sebagai herbal untuk kesehatan (tekanan darah, stamina, pencernaan).

Air kembang sepatu memiliki warna merah tua dan merah muda yang sama dengan teh kembang sepatu dan hampir sama mudahnya untuk dibuat. Proses pembuatannya dimulai dengan merebus kelopak (atau daun) tanaman, lalu menambahkan gula atau madu sebagai pemanis. Air kemudian didiamkan selama kurang lebih dua jam, disaring, didinginkan, dan dicampur dengan lebih banyak air sebelum disajikan.

Setidaknya ada tujuh manfaat yang diperoleh dari air kembang sepatu untuk kesehatan. Antara lain;

Mendukung Kesehatan Jantung

Air kembang sepatu mengandung vitamin C, vitamin B, kalsium, magnesium, dan antosianin—antioksidan kuat yang memberikan warna merah memukau pada kembang sepatu. Senyawa tumbuhan lain yang akan Anda temukan dalam air kembang sepatu termasuk flavonoid seperti kaempferitrin, katekin, dan quercetin.

Nutrisi yang kaya ini memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung. “Kembang sepatu mendukung kesehatan jantung karena dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti peningkatan kolesterol LDL (lipoprotein densitas rendah atau jenis ‘jahat’), dan katekin diyakini menghambat penyerapan kolesterol,” ujar Jessica Clancy-Strawn, MA, RDN, ahli gizi dan pakar kesehatan ginjal di Houston, Texas.

Meningkatkan Kesehatan Otak

Senyawa tumbuhan dalam kembang sepatu juga baik untuk kesehatan otak. Antosianin dalam kembang sepatu dapat melawan peradangan yang dapat meningkatkan kesehatan otak.

Quercetin dalam kembang sepatu juga dikaitkan dengan manfaat neuroprotektif, yang mengisyaratkan bahwa ia dapat membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer. Sebuah studi pada hewan dari tahun 2024 bahkan menemukan bahwa kembang sepatu dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek

Kembang sepatu juga menunjukkan sifat anti-hipertensi yang mengesankan melalui vasodilatasi, yang selanjutnya mengurangi risiko penyakit jantung.

Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh

“Kembang sepatu memiliki flavonoid dan senyawa fenolik anti-inflamasi dan antioksidan yang sangat baik,” ujar Rachelle Robinett, seorang herbalis yang  penulis Naturally, The Herbalist’s Guide to Health and Transformation.

Mengurangi peradangan dan menangkal senyawa oksidatif seperti radikal bebas sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang berkembang pesat. Selain itu, vitamin C sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh Anda.

Meningkatkan Kesehatan Usus

Air kembang sepatu juga dapat meningkatkan kesehatan usus Anda. “Antosianin dalam kembang sepatu mendukung kesehatan usus, menurunkan risiko tukak lambung. Alternatif yang berpotensi lebih aman dibandingkan obat tukak lambung tertentu yang dijual bebas,” jelas Clancy-Strawn.

Senyawa bioaktif ini juga membantu mendukung kesehatan mikrobioma usus dan lapisan usus.

Mendukung Berat Badan yang Sehat

Jika dibuat dengan sedikit pemanis, air kembang sepatu juga dapat berfungsi sebagai alternatif alami dan rendah kalori untuk minuman manis dan air dengan perasa buatan. Ini merupakan kabar baik bagi mereka yang ingin mengelola berat badan tetapi tidak ingin hanya minum air putih.

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian (dan beberapa di antaranya masih saling bertentangan), terdapat juga bukti yang menunjukkan kemampuan kembang sepatu untuk meningkatkan pengobatan obesitas

Membantu Melawan Alergi

Air infus ini juga dapat membantu meredakan alergi, baik musiman maupun lainnya. Kembang sepatu telah terbukti menstabilkan sel mast (sel yang mengandung zat kimia imun seperti histamin, heparin, sitokin), yang meminimalkan respons alergi yang berlebihan terhadap iritan secara umum.

“Gunakan sebagai tindakan pencegahan (misalnya, enam minggu sebelum alergi musiman) atau sesuai kebutuhan saat bersin menyerang,” saran Robinett.

Mendukung Kesehatan Ginjal

Air kembang sepatu juga dapat meningkatkan kesehatan ginjal. “Sebuah studi yang menggunakan suplemen kembang sepatu menunjukkan peningkatan penanda ginjal seperti kadar nitrogen urea darah (BUN) dan protein (albumin) dalam urin, yang menunjukkan efek perlindungan ginjal,” jelas Clancy-Strawn. Hal ini mungkin sebagian disebabkan oleh efek diuretik kembang sepatu.

Penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman ini mendukung pengelolaan infeksi saluran kemih. “Dalam uji klinis, kembang sepatu meningkatkan produksi urin dan filtrasi ginjal (klirens kreatinin) bahkan lebih tinggi daripada obat lisinopril,” tambah Robinett. (*)

BACA JUGA: Transformasi Kesehatan Ala BGS: Retorika yang Berujung Deformasi

Back to top button