Bung Karno
-
Solilokui

Keutamaan Budi
Tentang pentingnya karakter bangsa, Bung Karno sering mengajukan pertanyaan yang ia pinjam dari sejarawan Inggris, H.G. Wells, “Apa yang menentukan…
Read More » -
POTPOURRI

Surat Bung Karno Kepada Panglima Soedirman Setelah Sempat Mengecewakannya
Soekarno merasa pelukannya dengan Jenderal Soedirman terkesan kaku, meminta adegan itu diulang. “Ya sudah, diulangi lagi adegan zoetnjes-nya,” kata Soekarno.…
Read More » -
Solilokui

Pantulan Diri
Dalam istilah Bung Karno, pemimpin harus dapat ”mengaktivir kepada perbuatan”: “mengaktivir bangsa yang ia pimpin kepada perbuatan. Kalau cuma menyerukan…
Read More » -
Solilokui

Memimpi dan Memimpin Kejayaan
Masalah Indonesia hari ini, penjaga komunitas abai memupuk nilai ; penyelenggara negara abai memperbaiki tata kelola negara; pasar (dunia usaha)…
Read More » -
Solilokui

Megawati Sukarnoputri dan Perjuangan Rakyat Semesta
Sejak awal tema perjuangan ideologis Bung Karno adalah politik kebangsaan alias persatuan nasional. Sehingga, membandingkan dengan Airlangga Hartarto dengan poros…
Read More » -
Solilokui

Menyalakan Api Pancasila
Kelima macam krisis itu seakan berdaur ulang mengancam kehidupan demokrasi saat ini. Yang lebih buruk, pada titik genting krisis multidimensi…
Read More » -
Solilokui

Syarikat Islam, Bukan Boedi Oetomo, Organisasi Penanda Kebangkitan Nasional?
Prof Deliar Noer sendiri, lewat bukunya “Gerakan Modern Islam di Indonesia”, menulis, “Nasionalisme Indonesia dimulai sebenarnya dengan nasionalisme Islam. Mereka…
Read More » -
Solilokui

Obat Cinta
Cinta memperoleh pemenuhannya bukan pada apa yang bisa kita dapatkan, melainkan pada apa yang bisa kita berikan. Mencintai sesuatu berarti…
Read More » -
Solilokui

Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogya dalam Liputan Media Belanda
Praktis, sejak 19 Desember 1948 sampai 5 Juli 1949 Soekarno dan Bung Hatta berada jauh dari Yogya dan tidak dapat…
Read More » -
Solilokui

Mengulik Polemik Peran Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949
“Keliru Pak Mahfud. Dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, Soekarno dan Hatta masih dalam tawanan di Menumbing. Pemerintahan dipimpin PDRI…
Read More »









