Oikos

Siapa Bilang Jalan Kaki Bantu Turunkan Berat Badan?

Jakarta – Selama ini banyak yang meyakini olahraga jalan kaki bisa membantu mengurangi berat badan. Yang sebenarnya terjadi adalah bukan berat badan yang berkurang tapi waktu bersantai Anda karena digunakan berjalan kaki.

Sebuah studi baru di Amerika yang dilakuan peneliti di Universitas Brigham Young, menemukan bahwa berjalan lebih banyak dapat mengurangi waktu santai Anda dan tidak mencegah penambahan berat badan.

Penelitian dilakukan terhadap 120 siswa tahun selama enam bulan pertama kuliah mereka. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok untuk menyelidiki apakah meningkatkan jumlah langkah harian di atas 10.000 akan mencegah kenaikan berat badan dan lemak.

Sementara satu kelompok siswa diminta berjalan 10.000 langkah sehari selama enam hari seminggu selama 24 minggu, kelompok lain diminta berjalan 12.500 langkah sehari, dan yang ketiga, 15.000 langkah sehari.

Para peserta diminta untuk memakai pedometer 24 jam sehari untuk melacak langkah mereka. Para peneliti juga melacak asupan kalori dan berat badan peserta.

Temuan, yang diterbitkan dalam Journal of Obesity, seperti dikutip dari thestar.com.my, menunjukkan orang-orang dalam kelompok 10.000 langkah berhasil rata-rata mencapai 11.066 langkah sehari pada akhir studi. Mereka yang berada dalam kelompok 12.500 langkah rata-rata 13.638 langkah dan mereka yang berada di kelompok 15.000 langkah rata-rata 14.557 langkah sehari.

Namun, apa yang terjadi? Tidak peduli berapa banyak langkah yang dilakukan, mereka tetap bertambah berat badannya, bahkan termasuk siswa dalam kelompok 15.000 langkah sehari. Para peserta memperoleh rata-rata sekitar 1,5 kg selama masa studi, dengan para peneliti mencatat bahwa kenaikan berat badan rata-rata 1-4 kg adalah umum selama tahun pertama kuliah, menurut penelitian sebelumnya.

“Berolahraga sendirian tidak selalu merupakan cara paling efektif untuk menurunkan berat badan,” kata penulis utama Bruce Bailey. “Jika Anda melacak langkah-langkahnya, itu mungkin bermanfaat dalam meningkatkan aktivitas fisik, tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa itu tidak akan berarti mempertahankan berat badan atau mencegah penambahan berat badan.”

Namun, satu temuan positif adalah bahwa berjalan lebih banyak memang membantu meningkatkan tingkat aktivitas fisik, yang “mungkin memiliki manfaat emosional dan kesehatan lainnya”, kata penulis penelitian.

Tidak mengherankan, berjalan lebih signifikan mengurangi waktu mereka untuk diam dalam kelompok 12.500 dan 15.000 langkah, dan sebanyak 77 menit sehari dalam kelompok 15.000 langkah. “Manfaat terbesar dari rekomendasi langkah ini adalah membuat orang keluar dari gaya hidup yang menetap,” kata Bailey. “Meskipun itu tidak akan mencegah kenaikan berat badan sendiri, lebih banyak langkah selalu lebih baik untuk Anda.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close