Veritas

Kode Moral Jesus of Siberia dan Rasputin

  • Untuk meningkatkan angka kelahiran, Torop mengajukan gagasan setiap perempuan berbagi suami.
  • Salah satu pengikut Torop adalah komandan Tentara Merah yang bertanggung jawab atas rudal nuklir.
  • Pengikuti Torop lainnya pengacara dan dokter, yang haus akan kepercayaan.

Moskwa — Empat helikopter dan puluhan pasukan bersenjata berat mendarat di dusun Petropavlovka, 2.600 mil sebelah timur Moskwa — ibu kota Rusia. Matahari belum muncul, dan warga desa belum beraktivitas.

Pasukan bertopeng itu, dengan perlengkapan kamuflase, menggeruduk sebuah rumah dan membawa keluar penghuninya, yaitu Sergei Torop — mantan polisi lalu lintas. Torop diborgol dan dilarikan ke helikopter yang menunggunya.

Orang-orang bersenjata berjaga di sekujur dusun, untuk mencegah kemungkinan rekan-rekan Torop nekad mencegah penangkapan.

Sesuatu yang tidak biasa. Torop, kini berusia 59 tahun, bukan pembunuh atau oligarki yang menipu pajak. Ia pendakwah yang mengklaim diri sebagai Yesus dari Siberia, mendirikan Gereja Perjanjian Terakhir, dan mengubah nama permukimannya menjadi City of Sun.

Baca Juga:
Polisi Rusia Tangkap Yesus dari Siberia

Torop biasanya tampil dengan jubah panjang, mengingatkan orang pada penampilan Mesias. Saat ditangkap, Torop berbalut pakaialn olahraga dan tampak tidak seperti tokoh spiritual.

Yesus dari Siberia akan diadili dengan tuduhan mengeksploitasi 5.000 pengikutnya, 200 di antaranya tinggal di City of Sun, menggunakan kekerasan psikologis yang menyebabkan kerusakan kesehatan.

Torop dan Rasputin

Situs dailymail.co.uk melihat ada kesamaan antara Torop dan Giorgy Rasputin, yaitu pada liberalisme seksual.

Rasputin, yang dijuluki Boney M sebagai mesin cinta Rusia terhebat, mengklaim meniduri wanita membuatnya menanggung dosa-dosa wanita itu dan membantunya menemukan anugerah Tuhan. Rasputin membebaskan banyak wanita dari dosa, dan menyukai pesta pora dengan biarawati.

Hidup di masa akhir Dinasti Romanov, lebih tepatnya era, Tsar Nicholas II, Rasputin sering disebut biarawan sinting meski tidak pernah menjadi biarawan. Ia dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Sejarawan Rusia menyebutnya memainkan peran kecil, namun penting, bagi kejatuhan Dinasti Romanov dan kemenangan Kaum Bolshevik dalam Revolusi Oktober 1917.

Kini, Rusia memiliki Sergei Torop, yang relatif memiliki kode moral bertentangan dengan ajaran Gereja Kristen. Adalah seorang jurnalis Prancis, yang mengunjungi Torop tahun 2009, yang kali pertama mengungkap hal itu.

Jurnalis Prancis itu datang ke City of Sun saat Torop memperingati kotbah pertamanya tahun 1991. “Kerumunan berpisah dalam terowongan manusia untuk memungkinkan pria pendekatan pria yang mereka sebut ‘guru’,” tulis jurnalis Prancis itu. “Suasananya adalah kemunduran semangat hippy tahun 60-an, dengan sedikit fanatisme apokaliptik.”

Torop berpandangan wanita harus melayani pria, sama seperti pria melayani Tuhan.

Dalam wawancara dengan BBC tiga tahun lalu, Torop mengatakan; “Kami memiliki sekolah gadis bangsawan di sini. Kami sedang mempersiapkan para gadis untuk menjadi istri masa depan, calon pengantin bagi pria yang layak.”

Torop adalah ayah enam anak. Untuk meningkatkan angka kelahiran masyarakatnya, Torop bersikeras mengusulkan perempuan harus berbagi suami dalam poligami yang disebut Segitiga.

Pria harus menunggu ijin istri mereka sebelum membawa pulang pasangan baru. Untuk yang satu ini, Torop bereksperimen. Ia menikah lagi dengan gadis usia 19 tahun yang pernah menjadi model lukisannya, dan istri pertamanya pergi begitu saja.

Gereja Perjanjian Terakhir dibentuk sesuai dengan keinginan Torop. Ia memiliki kalender sendiri, yang dihitung menurut kelahirannya. Jadi, dalam kalender Torop, kita berada pada tahun ke-59.

Mantan Tentara Merah

Sergey Anatolyevitch Torop adalah putra pekerja konstruksi dari Krasnodar, selatan Rusia. Ia mengikuti wajib militer menjadi Tentara Merah, sebelum bekerja di sebuah pabrik, dan menjadi penegak hukum.

Sebagai polisi lalu lintas, perilaku Torop agak aneh. Dalam salah satu wawancara, Torop mengakui hal itu.

“Saya sangat berbeda dengan petugas lain. Saya ingin memaafkan orang, dan membebaskan mereka dengan mudah,” katanya.

Pengakuan ini menjelaskan mengapa dia kehilangan pekerjaannya tahun 1989, atau sebelum ‘kebangkitannya’. Torop percaya Yesus sedang mengawasi dari dekat, dan Perawan Maria mengontrol Rusia.

Setelah itu, Torop memutuskan bahwa dia dilahirkan kembali sebagai Anak Allah. Tahun 1991, seiring kejatuhan Kekaisaran Uni Soviet yang mengakhiri ateisme, Torop mengunjungi Moskwa. Di jalan-jalan di ibu kota Rusia, Torop mengatakan kepada setiap orang; “Bapa Surgawi kita mengirim saya ke sini hari ini.”

Torop menemukan banyak orang yang haus sesuatu. Ia menghimpun banyak pengikut, salah satunya Sergei Chevalkov — salah satu mantan komandan Tentara Merah dan orang paling bertanggung jawab atas rudal nuklir Uni Soviet.

Chevalkov menjual rumahnya, meninggalkan pekerjaannya, dan mengikuti Vissarion — demikian pengikut Torop menyebut Yesus dari Siberia — ke alam liar Siberia. Seiring waktu, Chevalkov dipersiapkan sebagai calon imam Gereja Perjanjian Terakhir.

Selain Chevalkov, pengikut Torop bukan orang sembarangan. Mereka terdiri dari dokter dan pengacara, serta mantan birokrat eks Uni Soviet.

Kiamat Sudah Dekat

Totop mengatakan kiamat sudah dekat, dan Vissarion menjanjikan keselamatan bagi murid selama mereka menyerahkan uang, harta benda, dan mengikuti aturan ketat The Last Testament, sekuel sembilan jilid dari Alkitab.

Seiring tujuan terpuji, seperti kebaikan untuk semua, ada beberapa diktat yang spesifik — termasuk menyebut merk deterjen yang harus digunakan.

Torop tidak memiliki banyak waktu menciptakan ritual baru, dan terpaksa mengambil banyak ritual Kristen Orotodoks. Vissarion melarang alkohol dan rokok, melatih pengikut menjalankan veganisme, dan melarang uang.

Namun saat pengrebekan, polisi menemukan tumpukan alkohol, simpanan dalam berbagai mata uang, dan perhiasan. Torop menimbun harta pengikutnya.

Torop melarang perbedaan pendapat. Artinya, setiap titah-nya tidak boleh dilanggar. Saat pengikutnya melewati musim dingin membekukan di rumah berdinding tipis, Torop jarang muncul di antara pengikutnya.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close