Anak Putri Mahkota Mette-Marit dari Norwegia Dijebloskan ke Penjara Karena Memperkosa

- Putri Mahkota Mette-Marit, sang ibu, terus menghadapi kecaman atas hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
JERNIH — Marius Borg Hoiby, anak laki-laki Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, divonis bersalah karena perkosaan dan diganjar hukuman empat tahun penjara.
Putusan ini muncul di tengah skandal hubungan Mette-Marit dengan Jeffrey Epstein, mendiang pelaku kejahatan seksual yang melibatkan banyak orang terkenal.
Pengadilan Distrik Oslo, Senin 15 Juni, menyatakan Marius Borg Hoiby — kini berusia 29 tahun — bersalah atas dua tuduhan perkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan beberapa pelanggaran lainnya. Ia dibebaskan dari dua tuduhan perkosaan lainnya.
Hoiby adalah putra Mette-Marit dari hubungan dengan seorang pria, jauh sebelum menikah dengan Putra Mahkota Hakoon, pewaris takta Norwegia tahun 2001. Menurut media Norwegia, Morten Borg — ayah biologis Hoiby — juga memiliki masa lalu penuh catatan kriminal dan menghuni penjara 1990 karena terkait narkoba. Morten Borg berada di penjara saat Hoiby lahir.
Hoiby tidak memegang kerajaan dan tidak menjalankan tugas resmi. Namun, dia dibesarkan di lingkungan kerajaan bersama saudara tirinya. Kedekatannya dengan keluarga Kerajaan Norwegia membuat kasusnya menarik minat media internasional.
Persidangan mengungkap tuduhan penyalahgunaan narkoba, hubungan yang penuh kekerasan, dan pelanggaran seksual, yang bertentangan dengan citra yang dipoles oleh salah satu monarki Eropa yang relatif tertutup.
Jaksa penuntut mengatakan Hoiby melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan yang sedang tidur atau tidak mampu melawan antara tahun 2018 dan 2024. Salah satu pemerkosaan yang membuatnya dihukum terjadi di ruang bawah tanah Skaugum, kediaman resmi Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit.
Pengadilan juga menghukumnya karena melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya, menyerang pasangan lain, pelanggaran narkoba, dan pelanggaran lalu lintas. Ia membantah tuduhan pemerkosaan sambil mengakui penggunaan kokain dan penyerangan.
Putra Mahkota Haakon telah mencoba menjauhkan keluarga kerajaan dari kasus ini, dengan mengatakan bahwa Hoiby bukan anggota keluarga kerajaan dan bertanggung jawab seperti warga negara Norwegia lainnya.
Skandal ini muncul ketika ibu Hoiby, Mette-Marit — yang menderita fibrosis paru dan baru-baru ini dimasukkan ke dalam daftar transplantasi paru nasional — terus menghadapi kecaman atas hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Menurut berkas Epstein, putri mahkota bertukar ratusan email dengan pelaku kejahatan seksual tersebut antara tahun 2011 dan 2014 dan bahkan pernah tinggal di rumahnya di Florida selama empat hari. Pertukaran tersebut terjadi bertahun-tahun setelah Epstein mengakui telah meminta seorang anak di bawah umur untuk prostitusi.
Korespondensi tersebut, yang bersifat pribadi dan terkadang genit, menunjukkan bahwa hubungan mereka berlangsung jauh lebih lama daripada yang diklaim istana secara publik. Mette-Marit sejak itu meminta maaf atas apa yang disebutnya sebagai penilaian yang buruk, dengan mengatakan bahwa ia seharusnya menyelidiki latar belakang Epstein lebih menyeluruh.






