CrispyDesportare

Hamza Abdelkarim Curi Perhatian Kala Barcelona Hadapi Birmingham

Barcelona kembali menemukan permata baru dalam diri Hamza Abdelkarim. Penyerang muda asal Mesir ini sukses mencuri perhatian usai mencetak brace memukau di laga pramusim melawan Birmingham City.

WWW.JERNIH.CO – Barcelona kembali memperkenalkan talenta muda luar biasa ke panggung sepak bola dunia. Dalam laga persahabatan pramusim menyambut musim baru pada 31 Juli 2026 melawan klub Inggris, Birmingham City, nama Hamza Abdelkarim menjadi buah bibir utama usai menampilkan aksi memukau di lini depan Blaugrana.

Pertandingan di St Andrew’s tersebut berakhir dengan skor 2-2 sebelum Barcelona menyerah lewat adu penalti, namun performa individu Abdelkarim berhasil mencuri panggung dan mengundang pujian langsung dari sang pelatih, Hansi Flick.

Tampil sebagai starter di lini serang, pemain berusia 18 tahun ini mencetak dua gol (brace) bagi tim utama Barcelona. Pada gol pertama, Abdelkarim menunjukkan kecerdasan pergerakan di dalam kotak penalti hingga dilanggar oleh bek lawan usai menerima umpan dari Marc Bernal. Dengan ketenangan tinggi melampaui usianya, ia mengeksekusi sendiri penalti tersebut dan sukses mengecoh kiper James Beadle melalui sepakan keras kaki kiri.

Sementara pada gol kedua, ia menunjukkan naluri pembunuh seorang striker murni dengan cekatan menyambar bola liar (rebound) hasil tembakan keras Roony Bardghji yang gagal ditangkap sempurna oleh kiper Birmingham. Selain dua golnya, ia memperlihatkan visi bermain, ketajaman posisi, serta keberanian dalam berduel dengan pemain bertahan lawan.

Hamza Mohamed Abdelkarim Selim adalah penyerang tengah bertinggi badan 1,82 meter yang berwarganegara Mesir dan lahir di Kairo pada 1 Januari 2008. Meski baru berusia 18 tahun, Abdelkarim sudah menembus tim nasional senior Mesir dan dipercaya masuk dalam skuad Pharaohs di ajang Piala Dunia 2026. Penampilannya di turnamen tersebut bahkan menjadikannya pemain termuda dalam sejarah timnas Mesir yang bertanding di ajang bergengsi tersebut.

Sebelum mendarat di Spanyol, Hamza Abdelkarim menimba ilmu di akademi klub raksasa Mesir, Al Ahly, sejak tahun 2020. Kemampuannya yang menonjol di level usia muda membawanya menembus tim utama Al Ahly pada 2025. Bakat besar Abdelkarim kemudian terendus oleh manajemen olahraga Barcelona yang terus memantau perkembangannya saat tampil impresif bersama tim nasional muda Mesir di Piala Dunia U-20.

Barcelona pun bergerak cepat mengungguli pesaing-pesaing Eropa lainnya untuk meminjam sang pemain pada awal tahun 2026 dengan opsi permanen bagi Barcelona Atlètic. Setelah memperlihatkan adaptasi yang sangat cepat, Barcelona resmi mempermanenkan statusnya.

Kemunculan Hamza Abdelkarim semakin menegaskan bahwa tradisi regenerasi pemain muda di Barcelona tetap menjadi fondasi utama klub. Barcelona saat ini dihuni oleh generasi wonderkid yang terbukti mampu bersaing di level tertinggi, seperti Lamine Yamal yang menjadi patokan utama kesuksesan dari sisi sayap, Pau Cubarsí sebagai pilar kokoh di lini pertahanan, serta Marc Bernal yang memberikan kontribusi penting dalam mengalirkan bola dari lini tengah.

Kehadiran Hamza Abdelkarim memberi dimensi baru di sektor penyerang tengah. Jika Yamal menyajikan kreativitas dari sisi sayap dan Cubarsí mengawal benteng pertahanan, Abdelkarim hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pencetak gol masa depan Barcelona. Keberanian Hansi Flick memberi kepercayaan kepada talenta muda ini semakin memperkuat identitas Blaugrana sebagai rumah bagi calon bintang dunia.(*)

BACA JUGA: Barcelona Siap Pecahkan Celengan demi Karim Adeyemi

Back to top button