Janice Tjen Taklukkan Dayana Yastremska Dua Set Langsung

Petenis andalan Indonesia ini baru saja mencetak kemenangan sensasional atas mantan semifinalis Grand Slam, Dayana Yastremska, di ajang Dubai Championships.
WWW.JERNIH.CO – Kemenangan gemilang Janice Tjen atas petenis tangguh Ukraina, Dayana Yastremska, di babak pertama Dubai Championships 2026 merupakan kemenangan besar dengan poin 6-4 dan 6-1. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (15/2), Janice berhasil menundukkan Yastremska lewat pertarungan dua set langsung yang penuh determinasi. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiket ke babak berikutnya, tetapi juga menegaskan posisi Janice sebagai salah satu pemain paling progresif di sirkuit WTA tahun ini.
Kemenangan Janice atas Yastremska dalam dua set langsung dipicu oleh kombinasi ketenangan mental dan adaptasi taktik yang luar biasa. Yastremska dikenal sebagai pemain yang mengandalkan pukulan power yang agresif, namun Janice meresponsnya dengan variasi penempatan bola yang cerdik.
Di set pertama, Janice mampu mendikte permainan dengan meminimalkan kesalahan sendiri (unforced errors), memaksa Yastremska untuk terus bergerak dan keluar dari zona nyamannya.
Memasuki set kedua, pertandingan berjalan jauh lebih alot. Yastremska mencoba bangkit dengan servis-servis keras, namun Janice menunjukkan “mental baja” yang kini menjadi ciri khasnya. Saat poin-poin krusial atau fase break point, Janice tetap tenang dan mampu melakukan counter-punching yang efektif. Keunggulan Janice dalam daya tahan fisik hasil tempaan di level universitas (Pepperdine) membuatnya tetap bertenaga hingga gim terakhir, menutup peluang Yastremska untuk memaksakan set penentuan.
Keberhasilan Janice Tjen menembus papan atas tenis dunia adalah fenomena yang jarang terjadi dalam sejarah olahraga Indonesia. Per Februari 2026, Janice menduduki peringkat 46 dunia, posisi tertinggi dalam kariernya sejauh ini. Pencapaian ini sangat fenomenal mengingat pada awal 2024 ia masih berada di luar peringkat 500 besar.
Dengan menembus Top 50, Janice menjadi petenis putri Indonesia pertama yang mencapai prestasi tersebut di abad ke-21. Ia kini mengikuti jejak legenda Yayuk Basuki (pernah peringkat 19 dunia) dan Angelique Widjaja sebagai wakil Indonesia yang mampu berbicara banyak di level elit WTA. Kenaikan peringkat ini memberinya keuntungan besar, seperti akses langsung ke babak utama turnamen Grand Slam dan status unggulan di beberapa turnamen WTA 250 atau 500.
Melihat tren performanya, masa depan Janice Tjen terlihat sangat cerah. Di bawah asuhan pelatih Chris Bint, Janice telah bertransformasi menjadi pemain yang lebih komplet. Kelebihannya bukan hanya pada teknik, tetapi juga pada kecerdasan taktik di lapangan. Dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun, Janice memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang.
Target jangka pendek bagi Janice adalah mempertahankan konsistensinya di turnamen besar (WTA 1000) agar poin peringkatnya tidak merosot. Jika ia mampu menjaga kebugaran dan terus meraih kemenangan atas pemain-pemain peringkat 30 besar seperti Yastremska, bukan tidak mungkin ia akan menembus Top 20 sebelum akhir musim 2026. Dunia tenis kini mulai melirik Janice sebagai “dark horse” yang patut diwaspadai di setiap turnamen tanah liat maupun lapangan keras yang akan datang.(*)
BACA JUGA: Janice Tjen Cetak Sejarah Setelah Yayuk Basuki di Australian Open



