Lima Jembatan Raksasa Iran yang Terancam Hancur Karena Menjadi Target ‘Bridge Day’ Trump

Ultimatum “Bridge Day” yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump menjadi sorotan tajam dunia. Di tengah berkecamuknya perang, ancaman penghancuran infrastruktur sipil ini dinilai para ahli sebagai potensi kejahatan perang yang dapat melumpuhkan sendi kehidupan jutaan warga Iran.
JERNIH – Presiden Donald Trump telah menetapkan tenggat waktu Rabu (8/4/2026) pagi waktu setempat bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz. Jika tidak, ia mengancam akan melepaskan “Neraka” melalui apa yang ia sebut sebagai “Bridge Day”—sebuah operasi penghancuran jembatan dan pembangkit listrik secara masif.
Ancaman ini bukan gertakan semata. Pekan lalu, serangan udara AS telah menghancurkan Jembatan B1 di Karaj, menewaskan delapan warga sipil yang sedang berpiknik merayakan Tahun Baru Persia (Nowruz). Kini, lima mahakarya infrastruktur Iran berikut ini berada dalam risiko tertinggi mengutip laporan Al Jazeera:
1. Jembatan Teluk Persia (Pulau Qeshm)
- Lokasi: Provinsi Hormuzgan.
- Dimensi: Panjang 3,4 km.
- Status: Sedang dibangun (Progres 15-18%).
- Risiko: Jembatan ini adalah “proyek impian” selama 50 tahun yang menghubungkan Pulau Qeshm ke pelabuhan utama Bandar Abbas. Menghancurkan fondasi bawah airnya berarti melenyapkan investasi senilai US$700 juta dan memutus jalur perdagangan internasional yang didukung oleh pendanaan China.
2. Jembatan Danau Urmia (Jembatan Shahid Kalantari)
- Lokasi: Antara Provinsi Azerbaijan Timur dan Barat.
- Dimensi: Panjang 1,7 km.
- Risiko: Jembatan ini memangkas jarak tempuh antar kota dari 240 km menjadi hanya 130 km. Selain memutus mobilitas warga, penghancuran jembatan ini dapat memicu bencana ekologi hebat dengan tumpahnya ribuan ton pilar baja dan beton ke dalam danau yang kini kondisinya terus menyusut.
3. Jalan Tol Layang Sadr (Teheran)
- Lokasi: Ibu Kota Teheran.
- Dimensi: Panjang 11 km dengan 234 pilar penyangga.
- Risiko: Ini adalah jembatan bertingkat terpanjang di Timur Tengah dan urat nadi transportasi harian jutaan warga Teheran. Serangan di titik ini diprediksi akan memakan korban jiwa massal di kawasan perkotaan dan melumpuhkan sistem evakuasi darurat ibu kota.
4. Jembatan Lengkung Karun 4
- Lokasi: Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari.
- Dimensi: Panjang 378 meter.
- Risiko: Sebagai jembatan lengkung terpanjang di Iran, posisinya sangat krusial karena berada tepat di atas waduk bendungan. Pengeboman di sini berisiko merusak fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan memicu banjir bandang mematikan bagi masyarakat yang tinggal di hilir sungai.
5. Jembatan Kabel Ghadir
- Lokasi: Ahvaz, Provinsi Khuzestan.
- Dimensi: Panjang 1.014 meter.
- Risiko: Membentang di atas Sungai Karun, jembatan ini terletak di pusat industri minyak dan baja Iran. Jika dihancurkan, kota Ahvaz akan terbelah menjadi dua, memutus akses layanan darurat dan pergerakan keluarga di provinsi yang sudah hancur akibat serangan udara sebelumnya.






