Satu Tahun di Pengasingan, Mantan Diktator Suriah Bashar Assad Hidup Mewah dan Terpencil

- Bashar Assad berusaha mencari kesibukan. Ia kembali mempelajari optamologi — bidang yand ditekuni saat menempuh pendidikan di London.
- Meski kaya raya dan layak hidup di lingkungan itu, Bashar Assad terisolasi, karena dilarang tampil di depan umum.
JERNIH — Di Suriah, sebagian besar rakyat baru saja merayakan satu tahun penggulingan diktator Bashar Assad. Di Rusia, tepatnya di pinggiran Moskwa, Bashar Assad menjalani kehidupan mewah dan terpencil.
Menurut The Guardian, mengutip sejumlah sumber, Keluarga Bashar Assad tinggal di dekat Rublyovka — permukiman komunitas eksklusif di sebalah barat Moskwa. Di tempat in, Bashar Assad tinggal bersama elite politik adan ekonomi Rusia.
Meski kaya raya dan layak hidup di lingkungan itu, Bashar Assad terisolasi. Bagi penguasa Moskwa, Bashar Assad tidak dianggap, secara politik dan sosial.
Bashar Assad berusaha mencari kesibukan. Ia kembali mempelajari optamologi — bidang yand ditekuni saat menempuh pendidikan di London sebelum berkuasa tahun 2000. Ia juga belajar Bahasa Rusia, dan membiasakan diri berbicara dalam bahasa masyarakat di tempat pengasingan.
Hanya itu yang bisa dilakukan Bashar Assad, karena otoritas Rusia melarangnya terlibat dalam segala bentuk aktivitas politik dan media. Dubes Rusia untuk Irak, November lalu, mengkonfirmasi bahwa Bashar Assad dilarang tampil di depan umum meski berada di tempat aman dan terlindung.
Asma, istri Bashar Assad, relatif sehat. Ia menjalani perawatan leukemia saat tiba di Moskwa. Setelah keluar dari rumah sakit, Asma menjalani terapi eksperimental.
Bashar Assad relatif tidak terlihat publik Rusia, tapi anak-anaknya beradaptasi dengan kehidupan di negara itu. Zein, putri Bashar Assad, lulus dari Universitas MGIMO di Moskwa. Hafez dan Karim, putra Bashar Assad, menarik diri dari media sosial dan menjaga profil rendah.
Sebelumya, Bashar Assad ingin pindah ke Uni Emirat Arab (UEA), tapi keluarganya harus menerima kenyataan betapa keluar permanen dari Rusia tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.






