Dum SumusVeritas

Menelusuri Jmail Epstein, Proyek Digital Ribuan Email Rahasia Jeffrey Epstein

Ribuan dokumen rahasia kini dalam genggaman publik. Bukan sekadar bocoran anonim, situs Jmail mengubah tumpukan dokumen hukum yang rumit menjadi arsip interaktif yang bisa diakses siapa saja. Inilah kebenaran di balik “Gmail” milik Epstein.

WWW.JERNIH.CO –  Selama bertahun-tahun, nama Jeffrey Epstein identik dengan jaringan elit yang tertutup rapat di balik pintu pengadilan. Namun, transparansi kini menemukan jalannya melalui teknologi. Kehadiran platform www.Jmail.world telah mengubah ribuan halaman PDF yang kaku dari rilis resmi pemerintah Amerika Serikat menjadi sebuah arsip digital yang hidup.

LINK JMAIL.WORLD KLIK: https://www.jmail.world/

Melalui antarmuka yang dirancang menyerupai kotak masuk Gmail asli, publik kini dapat menelusuri isi korespondensi, lampiran foto, hingga jadwal penerbangan sang mendiang miliarder dengan satu klik.

Jmail.world adalah proyek yang secara khusus dibuat untuk menampilkan data-data dari “Epstein Files” yang telah dirilis secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Berikut adalah penjelasan mengenai keaslian dan isi dari situs tersebut:

1. Apakah data di dalamnya asli?

Benar. Data yang ada di Jmail bukan merupakan bocoran ilegal atau hoaks, melainkan arsip digital yang bersumber dari:

  • House Oversight Committee (DPR AS): Sekitar 20.000 hingga 33.000 halaman dokumen dan email yang dirilis secara resmi pada November 2025.
  • Epstein Estate: Dokumen yang diserahkan oleh pihak pengelola harta warisan Epstein kepada komite penyelidik.
  • Departemen Kehakiman (DOJ): Dokumen yang sebelumnya sulit diakses karena formatnya yang berantakan (PDF hasil scan yang buram).

2. Apa sebenarnya Jmail itu?

Jmail adalah sebuah proyek seni digital dan alat riset yang dibuat oleh dua pengembang, Riley Walz dan Luke Igel.

  • Mereka mengambil data mentah dari dokumen pemerintah yang “berantakan” (PDF ribuan halaman) dan menggunakan teknologi AI untuk mengubahnya kembali ke format email asli.
  • Mereka membuat antarmuka (UI) yang sangat mirip dengan Gmail agar publik bisa membaca email-email tersebut seolah-olah sedang masuk ke akun pribadi Jeffrey Epstein (jeevacation@gmail.com).

3. Apa yang ada di dalam jmail.world/attachments?

Halaman tersebut berisi lampiran-lampiran dari email Epstein yang mencakup:

  • Foto-foto: Dokumentasi perjalanan atau acara sosial.
  • Dokumen (PDF/Word): Kontrak bisnis, log penerbangan, dan surat-surat resmi.
  • Kontak: Nama-nama tokoh terkenal yang pernah berkomunikasi dengan Epstein (mulai dari politisi, akademisi, hingga selebriti).

4. Mengapa situs ini dibuat?

Tujuannya adalah transparansi. Dokumen asli yang dirilis pemerintah sangat sulit dibaca oleh orang awam karena terdiri dari ribuan file PDF yang tidak berurutan dan tidak bisa dicari kata kuncinya. Jmail mempermudah siapa pun untuk mencari nama atau topik tertentu melalui kolom pencarian, seperti menggunakan Google.

Situs tersebut aman untuk diakses sebagai referensi informasi publik yang sah. Namun, perlu diingat bahwa nama-nama yang muncul dalam email tersebut tidak selalu berarti terlibat dalam tindakan kriminal; banyak di antaranya adalah kontak bisnis atau sosial biasa.

Jmail hanyalah sebuah “wadah” yang memudahkan kita melihat dokumen sejarah yang sudah dibuka segelnya oleh hukum.(*)

BACA JUGA: Ghislaine Maxwell, Perempuan Menawan di Balik Layar Jaringan Jeffrey Epstein

Back to top button