Oikos

Dirut BJB Yusuf Saadudin Berpulang

Jebolan Universitas Pajajaran yang memulai karir dari sektor kredit. Ia meninggalkan warisan berupa dedikasi, integritas, dan fondasi transformasi yang kuat.

JERNIH – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) dan dunia perbankan nasional berduka. Direktur Utama Bank BJB, Bapak Yusuf Saadudin, dikabarkan meninggal dunia pada hari Jumat, 14 November 2025, dini hari.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 00.29 WIB di Rumah Sakit Mayapada Bandung, pada usia 52 tahun. Kabar duka ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh manajemen Bank BJB, yang menyatakan kehilangan sosok pemimpin strategis yang dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap transformasi perusahaan.

Meskipun informasi terperinci mengenai penyebab wafatnya almarhum tidak disebutkan secara terbuka, ia diketahui meninggal dunia di Bandung. Pihak manajemen menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Yusuf Saadudin.

“Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pertumbuhan dan transformasi bank bjb. Integritas, dedikasi, dan nilai-nilai yang beliau tanamkan akan menjadi warisan berharga bagi seluruh insan bank bjb. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, dalam keterangan resminya.

Yusuf Saadudin merupakan putra daerah kelahiran Bandung pada tahun 1973. Beliau dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan linier dengan karir cemerlangnya di sektor keuangan dan hukum.

Ia adalah sarjana akuntansi dari Universitas Padjadjaran (Unpad), lulus tahun 1999. Kemudian menempuh Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Padjadjaran (Unpad), lulus tahun 2015.

Perjalanan karir Almarhum di Bank BJB tergolong panjang dan berjenjang, menempati berbagai posisi strategis, terutama di segmen konsumer. Puncak karirnya adalah saat resmi diangkat sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 16 April 2025. Ia menggantikan Yuddy Renaldi. Dan seharusnya menjabat selama lima tahun.

Sebelum menjadi Direktur Utama pada Maret hingga November 2025 dengan fokus pada Kepemimpinan & Transformasi Perusahaan, Yusuf Saadudin telah memegang beberapa posisi penting. Pada periode 2024 hingga 2025, ia menjabat sebagai Direktur Konsumer dan Ritel, yang berfokus pada penguatan segmen konsumer dan ritel Bank BJB.

Jauh sebelumnya, beliau berperan besar dalam pengembangan kredit individu. Pada tahun 2021 hingga 2024, beliau dipercaya sebagai Pemimpin Divisi Kredit Konsumer, dan sebelum itu, pada periode 2019 hingga 2021, ia adalah Pemimpin Divisi KPR & KKB, yang fokus pada inovasi produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Meskipun masa jabatannya sebagai Direktur Utama Bank BJB relatif singkat, Yusuf Saadudin diakui sebagai figur sentral yang telah lama berkontribusi dalam memajukan bank, terutama melalui fokusnya pada kredit konsumer.

Sebagai mantan Direktur Konsumer dan Ritel, ia adalah motor utama di balik pertumbuhan pesat kredit di segmen ini, menjadikan pertumbuhan kredit Bank BJB yang signifikan sebagai salah satu penopang utama kinerja perseroan. Ia berfokus pada pengembangan produk-produk kredit yang menyasar kebutuhan individu, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), melalui proses yang lebih efisien dan modern.

Setelah menjabat sebagai Direktur Utama, almarhum melanjutkan peran pentingnya dengan mendorong transformasi dan tata kelola perusahaan. Ia memimpin langkah percepatan bisnis dan memperluas kemitraan strategis, sekaligus menjadi figur sentral yang mendorong penguatan struktur permodalan perusahaan.

Selain itu, komitmennya terhadap modernisasi layanan digital meningkatkan kapabilitas Bank BJB dalam menghadapi persaingan industri perbankan nasional, sejalan dengan upaya memperkuat komitmen terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik.(*)

BACA JUGA: Setelah Bank Bengkulu, Bank BJB Siap jadi Induk BPD Lain

Back to top button