Sanus

Tujuh Sumber Mikroplastik di Dapur Kita

Studi Kesehatan menyebut mikroplastik dapat memicu peradangan jaringan, kematian sel, hingga gangguan pada paru dan hati. Sementara pada hewan, mikroplastik menyebabkan kerusakan DNA dan kanker. Bahkan penumpukan mikroplastik di pembuluh darah bisa meningkatkan risiko kematian mendadak akibat serangan jantung.

JERNIH-Salah satu ancaman kesehatan saat ini adalah mikroplastik karena keberadaannya kerap tak terlihat oleh mata telanjang, namun dampaknya berpotensi luas dan berbahaya

Mikroplastik berukuran kurang dari 5 milimeter kini menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Partikel-partikel tersebut dapat terakumulasi di jaringan tubuh dalam jangka panjang dan berpotensi memicu berbagai penyakit serius, seperti serangan jantung dan stroke.

Setiap tahun, manusia diperkirakan menghirup hingga 22 juta partikel mikro dan nanoplastik. Paparan tersebut dapat terjadi melalui tiga jalur utama, yakni terhirup melalui udara, tertelan bersama makanan atau minuman, serta terserap melalui kulit.

Studi Kesehatan menyebut mikroplastik dapat memicu peradangan jaringan, kematian sel, hingga gangguan pada paru dan hati. Sementara pada hewan, mikroplastik menyebabkan kerusakan DNA dan kanker. Bahkan penumpukan mikroplastik di pembuluh darah bisa meningkatkan risiko kematian mendadak akibat serangan jantung.

Beberapa mikroplastik bahkan ditemukan di dapur kita. Ada banyak cara sederhana untuk mengurangi paparan mikroplastik dari dapur Anda:
– Gunakan alat masak dari baja tahan karat, besi cor, atau kayu ketimbang plastik.
– Ganti wadah plastik dengan kaca atau keramik untuk menyimpan makanan.
– Pilih daun teh lepas dan gunakan saringan logam daripada kantong teh plastik.
– Beli rempah-rempah dalam botol kaca atau kemasan isi ulang tanpa plastik.
– Beralih ke sedotan logam, bambu, atau kertas yang dapat digunakan kembali.
– Pilih makanan segar atau beku dibanding makanan kalengan.
Berikut beberapa sumber mikroplastik yang bersumber dari dapur, seperti dikutip dari C Net, yakni:

1. Peralatan Masak Anti Lengket
Penelitian menunjukkan wajan dan panci berlapis teflon yang permukaannya retak atau tergores, dapat melepaskan jutaan partikel mikroplastik ke makanan.

2. Wadah Makanan Plastik
Studi menunjukkan semua wadah plastik yang diuji mengandung partikel mikroplastik, termasuk kotak makan atau wadah plastik dari layanan pesan antar bisa melepaskan mikroplastik saat terkena panas.

3. Sendok Garpu Plastik
Alat makan berbahan plastik akan melepaskan mikroplastik saat digunakan dengan makanan panas. Partikel tersebut masuk ke tubuh melalui makanan.

4. Kantong Teh
Kantong teh modern mengeluarkan miliaran partikel mikroplastik saat diseduh dengan air panas sebab kantong the tersebut mengandung polypropylene.

5. Rempah-Rempah Kemasan Plastik
Studi terbaru menemukan seluruh kemasan rempah berbahan plastik mengandung mikroplastik yang dapat mencemari isi di dalamnya.

6. Sedotan Plastik
Sedotan plastik terbukti melepaskan mikro dan nanoplastik yang dapat terhirup langsung. Setiap tahun sekitar 8 juta ton plastik berakhir di lautan dan mencemari ekosistem.

7. Kaleng Makanan
Meski kini banyak produsen beralih ke lapisan non-BPA, bahan pelapis seperti akrilik dan epoksi poliester tetap mengandung mikroplastik. (tvl)

Back to top button