Dream of the Desert, Layanan KA Super Mewah Pertama Arab Saudi untuk Timur Tengah

Di dalam 14 gerbong klasiknya yang didesain ulang dengan napas modern, para tamu akan dimanjakan dalam 31 suite eksklusif yang mampu menampung hanya 66 penumpang pilihan, menjamin sebuah perjalanan yang intim dan sangat pribadi.
JERNIH – Bayangkan sebuah hotel bintang lima yang tidak berpijak di atas tanah, melainkan meluncur anggun membelah hamparan pasir keemasan di bawah langit jazirah yang tak berujung. Inilah Dream of the Desert, sebuah layanan kereta api super mewah pertama di Timur Tengah yang siap mengubah wajah pariwisata Arab Saudi mulai 2026 ini.
Proyek ambisius yang lahir dari kolaborasi antara Saudi Arabia Railways dan Arsenale—perusahaan Italia di balik kemegahan La Dolce Vita Orient Express—bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah simfoni kemewahan yang merayakan warisan budaya Arab dengan sentuhan gaya hidup kelas dunia.
Menurut berbagai sumber, salah satu tujuan utama proyek ini adalah untuk memperkuat posisi Arab Saudi dalam transportasi mewah, menempatkannya dalam persaingan dengan beberapa kereta mewah paling terkenal di dunia. Ini termasuk Venice Simplon-Orient-Express, Royal Scotsman, dan British Pullman.
Dengan menarik pengunjung internasional dari pasar dengan daya beli tinggi dan meningkatkan pengeluaran pariwisata mewah, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nasional dan menciptakan peluang ekonomi multi-sektor. Penilaian ini didukung oleh laporan dari GCC Railway, sebuah situs web yang khusus bergerak di bidang transportasi dan pembangunan ekonomi.

Di dalam 14 gerbong klasiknya yang didesain ulang dengan napas modern, para tamu akan dimanjakan dalam 31 suite eksklusif yang mampu menampung hanya 66 penumpang pilihan, menjamin sebuah perjalanan yang intim dan sangat pribadi.
Setiap sudut kereta ini memancarkan kemewahan, mulai dari dua restoran yang menyajikan perpaduan kuliner lokal Saudi dan cita rasa internasional dengan sentuhan khas Italia, hingga ruang santai Majlis yang menjadi tempat sempurna untuk menikmati minuman segar sambil menatap panorama padang pasir. Pengalaman ini disebut-sebut setara dengan legenda kereta mewah dunia seperti Venice Simplon-Orient-Express di Eropa atau Seven Stars of Kyushu di Jepang.
Perjalanan sejauh 1.300 kilometer dari Riyadh menuju perbatasan Yordania ini menawarkan jendela menuju sejarah kuno Kerajaan Arab Saudi yang selama ini tersembunyi. Melalui paket perjalanan seperti The Northern Sands, penumpang akan dibawa mengunjungi Kastil Marid dan pahatan batu purba di Jubbah, sementara paket A Taste of AlUla menyajikan magisnya kota AlUla yang ikonik.

Bagi mereka yang mencari momen spiritual dan syahdu, tersedia paket Ramadan Nights di mana hidangan buka puasa dan sahur disajikan langsung di tengah padang pasir di bawah taburan bintang-bintang yang mempesona.
Kehadiran Dream of the Desert merupakan pilar strategis dari Saudi Vision 2030, sebuah langkah berani untuk melepaskan ketergantungan negara dari minyak bumi dan mengundang dunia melihat sisi lain Arab Saudi.
Ali Metwally, seorang ekonom ternama, menilai bahwa proyek ini adalah simbol dari strategi pariwisata “bernilai tinggi”, yang menyasar para pelancong kelas atas yang mencari pengalaman otentik namun tetap mengutamakan kenyamanan maksimal.
Dengan memadukan petualangan lintas geografis dan pelestarian budaya, Arab Saudi tidak hanya sedang membangun jalur kereta api, tetapi sedang mengukir citra baru sebagai destinasi wisata mewah global yang tak tertandingi di abad ke-21.






