Crispy

Israel Minta Penerbangan Haji Langsung ke Arab Saudi

Muslim dari Israel dan Palestina saat ini melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui negara ketiga.

JERNIH – Israel berharap pihak berwenang Arab Saudi mengizinkan penerbangan langsung bagi warga Muslimnya yang ingin menunaikan ibadah haji, yang berlangsung bulan depan.

Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengatakan pada Rabu (3/5/2023) bahwa permintaan telah diajukan dan masalah ini sedang dibahas. “Saya tidak bisa memberi tahu Anda apakah ada kemajuan,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Radio Angkatan Darat Israel, menurut kantor berita Reuters. “Tapi saya optimis kita bisa memajukan perdamaian dengan Arab Saudi.”

Jutaan Muslim dari seluruh dunia melakukan perjalanan setiap tahun ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Mengambil bagian dalam ziarah ini setidaknya sekali seumur hidup adalah kewajiban bagi semua Muslim yang mampu.

Muslim dari Israel dan Palestina saat ini melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui negara ketiga. Sejak 2020, Arab Saudi telah mengizinkan maskapai Israel menggunakan wilayah udaranya untuk terbang ke Uni Emirat Arab dan Bahrain, negara-negara yang telah dinormalisasi hubungannya.

Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik, tetapi keduanya telah membuat kemajuan bertahap menuju normalisasi sejak 2020 sebagai bagian dari dorongan yang disponsori AS agar Israel berdamai dengan tetangga Teluknya.

Beberapa masalah pelik telah mempengaruhi kemajuan ini. Arab Saudi telah bersikeras bahwa tujuan negara Palestina harus ditangani terlebih dahulu. Kerajaan saat ini tidak mengakui Israel sebagai negara. Sementara itu, Amerika Serikat dan Israel merasa tidak nyaman dengan hubungan Riyadh yang baru-baru ini mencair dengan Iran.

Back to top button