Honda Super One 2026, Mobil Listrik yang Bisa “Ganti Gigi”

Honda Super One hadir mendobrak stigma dengan fitur Active Sound Control dan simulasi transmisi 7-percepatan. Intip profil lengkap “si kecil cabe rawit” yang membawa napas retro-sporty ke aspal masa depan ini!
WWW.JERNIH.CO – Honda Super One. Ini adalah mobil listrik (EV) kompak yang membawa napas retro-sporty ke era modern. Muncul pertama kali sebagai prototipe di Japan Mobility Show 2025, Honda Super One kini telah resmi meluncur di pasar global (dimulai dari Singapura pada Januari 2026). Mobil ini dirancang sebagai jawaban Honda bagi mereka yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan sensasi berkendara yang emosional.
Secara visual, Honda Super One adalah surat cinta bagi penggemar Honda City Turbo II era 80-an dan Honda N-One. Mobil ini mengusung siluet boxy (kotak) yang khas namun terlihat sangat agresif berkat penggunaan blister fenders (spakbor lebar) yang membuatnya tampak kekar dan “menempel” di jalan.

Lampu depan LED berbentuk bulat memberikan kesan “wajah” yang ramah namun ikonik. Di bagian belakang, terdapat spoiler atap yang menambah nilai aerodinamika sekaligus mempertegas kesan hot hatch.
Dengan panjang sekitar 3,5 meter, mobil ini sedikit lebih besar dari kategori Kei car Jepang agar bisa diterima lebih luas di pasar internasional.
Masuk ke dalam kabin, Anda akan disambut dengan filosofi “visual noise reduction”. Panel instrumen dibuat horizontal untuk memberikan bidang pandang yang luas bagi pengemudi.
Terdapat layar sentuh 9 inci yang sudah terintegrasi dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Meski modern, Honda tetap mempertahankan tombol fisik untuk kontrol AC, sebuah keputusan yang diapresiasi banyak pengamat karena faktor ergonomis.

Jok menggunakan model bucket seat yang memberikan pelukan erat saat bermanuver, lengkap dengan aksen jahitan biru atau ungu yang kontras dengan kabin gelap.
Inilah bagian yang paling menarik. Honda Super One tidak ingin menjadi EV yang “dingin” dan membosankan. Meski menggunakan motor listrik tunggal di bagian depan, Honda menyematkan fitur Boost Mode.
Honda Super One dibekali dengan performa yang cukup impresif untuk ukurannya, di mana mobil ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sekitar 95 PS (70 kW) saat pengemudi mengaktifkan Boost Mode. Kekuatan tersebut didukung oleh torsi sebesar 162 Nm yang memberikan tarikan responsif sejak injakan gas pertama.
Untuk urusan daya, kendaraan ini mengandalkan baterai Lithium-ion berkapasitas 29.6 kWh yang efisien. Berkat dukungan teknologi DC Fast Charging, proses pengisian daya dari 20% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sehingga sangat praktis untuk mobilitas perkotaan. Dalam kondisi baterai penuh, Honda Super One tercatat memiliki jarak tempuh mencapai ±295 km berdasarkan standar pengujian WLTC.

Fitur unik yang menjadi perbincangan adalah Active Sound Control dan simulasi transmisi 7-percepatan. Saat Boost Mode diaktifkan, speaker Bose 8-titik di kabin akan menghasilkan suara mesin buatan yang sinkron dengan injakan pedal gas. Hebatnya, pengemudi akan merasakan sensasi hentakan halus seolah-olah mobil sedang melakukan perpindahan gigi, memberikan pengalaman analog di dalam kendaraan digital.(*)
BACA JUGA: 4 Mobil Listrik (EV) Baru Harga di Bawah Rp 200 Juta






