CrispyVeritas

IKAFEB UNPAD Gelar Alumni Network Forum, Perkuat Sinergi Alumni dan Almamater

Rangkaian acara resmi dibuka dengan sambutan Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni FEB UNPAD, Prof. Tomy Perdana. Ia menekankan pentingnya peran alumni sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem kampus, sekaligus mitra strategis dalam pengembangan akademik, riset, dan jejaring institusional fakultas. Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKAFEB UNPAD Syahraki Syahrir juga menyerahkan plakat sebagai simbol penguatan kolaborasi antara alumni dan fakultas.

JERNIH– Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (IKAFEB UNPAD) menyelenggarakan Alumni Network Forum di Jakarta, Kamis (11/12/2025) malam. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi alumni lintas angkatan sekaligus momentum memperkuat sinergi antara alumni dan almamater dalam mendukung arah pengembangan FEB UNPAD ke depan.

Acara dihadiri jajaran dekanat dan staf FEB UNPAD, pengurus IKAFEB UNPAD, serta para alumni dari beragam latar belakang profesi. Para undangan mulai berdatangan sejak pukul 18.00 WIB dan disambut dalam suasana makan malam serta ramah tamah yang hangat.

Rangkaian acara resmi dibuka dengan sambutan Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni FEB UNPAD, Prof. Tomy Perdana. Ia menekankan pentingnya peran alumni sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem kampus, sekaligus mitra strategis dalam pengembangan akademik, riset, dan jejaring institusional fakultas. Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKAFEB UNPAD Syahraki Syahrir juga menyerahkan plakat sebagai simbol penguatan kolaborasi antara alumni dan fakultas.

Dekan FEB UNPAD periode 2020–2025, Prof. Nunuy Nur Afiah, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi alumni selama ini. Ia menilai keterlibatan alumni memiliki peran penting dalam menjaga reputasi FEB UNPAD serta mendorong peningkatan kualitas akademik dan tata kelola kelembagaan.

Sambutan berikutnya disampaikan Dekan FEB UNPAD terpilih periode 2026–2030, Prof. Mohamad Fahmi. Ia memaparkan visi pengembangan fakultas ke depan yang menitikberatkan pada penguatan mutu akademik, peningkatan relevansi riset, serta perluasan peran alumni dalam berbagai inisiatif strategis fakultas.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Manajer Riset dan Kerja Sama FEB UNPAD, Prof. Sofik Handoyo. Ia memperkenalkan Platform KITA UNPAD, sebuah wadah digital yang dirancang untuk memperkuat konektivitas dan kolaborasi antara alumni, fakultas, dan civitas akademika.

Ketua IKAFEB UNPAD periode 2025–2029, Syahraki Syahrir, dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum kebersamaan alumni FEB UNPAD. Ia menyebut saat ini merupakan waktu yang tepat bagi alumni untuk bersatu dan mengambil peran lebih aktif. “Sedang disiapkan berbagai inisiatif untuk tahun depan, salah satunya seminar nasional dan forum diskusi terfokus untuk ikut mendorong penguatan perekonomian dan dunia usaha di Indonesia,” katanya.

Memasuki sesi utama, forum ini menghadirkan diskusi panel bertema Kondisi Ekonomi Makro Indonesia serta Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Diskusi dipandu Dadan Gunawan dan menghadirkan Agus Noorsanto, wakil direktur utama Bank Rakyat Indonesia, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Agus menjelaskan bahwa perekonomian global diperkirakan menghadapi perlambatan pada 2026 akibat meningkatnya tensi dagang dan geopolitik. Namun, meredanya tekanan inflasi global membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter di sejumlah negara. Dari sisi domestik, ia mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 melambat menjadi 5,04 persen secara tahunan, seiring melemahnya konsumsi dan investasi. Penurunan daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah-bawah, dinilai menjadi risiko yang perlu diantisipasi.

Agus juga menyoroti peran sektor perbankan dalam menjaga momentum pertumbuhan. Ia menyebut perbankan nasional akan memperkuat dukungan melalui peningkatan penyaluran kredit ke sektor pertanian dan industri manufaktur, penguatan kemitraan dengan bank pembangunan daerah, serta pemanfaatan jejaring internasional untuk menarik arus investasi ke Indonesia.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan pelaku usaha turut hadir dan memperkaya diskusi, di antaranya Erry Riyana Hardjapamekas, Yuddy Chrisnandi, Sapta Nirwandar, Ilya Avianti, Omay Wiraatmadja, serta para profesional dan pengusaha alumni FEB UNPAD.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama pengurus IKAFEB UNPAD, dekan dan dekan terpilih FEB UNPAD, serta seluruh peserta, sebelum dilanjutkan dengan ramah tamah hingga malam hari.

Melalui kegiatan ini, IKAFEB UNPAD menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah kolaborasi alumni yang produktif, inklusif, dan berdampak, baik bagi pengembangan FEB UNPAD maupun kontribusi alumni bagi kepentingan bangsa. [rls]

Back to top button