Crispy

Jefté Betancor, Algojo Pembunuh Real Madrid di Malam Kelam Copa del Rey

Satu malam di Castilla–La Mancha, dua sentuhan dingin seorang penyerang nomaden, dan satu raksasa yang runtuh tanpa pegangan. Real Madrid kembali menemukan mimpi terburuknya di Copa del Rey.

WWW.JERNIH.CO –  Kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Albacete Balompié di babak 16 besar Copa del Rey pada 15 Januari 2026 langsung menjadi sorotan besar sepak bola Spanyol. Los Blancos tersingkir setelah kalah 2-3 dari tim kasta kedua, dalam pertandingan yang berlangsung dramatis hingga menit terakhir.

Sosok sentral di balik hasil ini adalah penyerang Albacete, Jefté Betancor, yang mencetak dua gol penentu kemenangan.

Pertandingan sempat berjalan ketat setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga menit-menit akhir. Namun pada menit ke-82, Jefté Betancor memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Real Madrid. Ia menyambut bola dengan tendangan voli keras yang gagal diantisipasi Andriy Lunin dan membawa Albacete unggul 2-1. Madrid sempat membalas di masa injury time melalui gol Gonzalo García, membuat skor kembali imbang 2-2 dan memberi harapan bagi tim tamu.

Harapan itu runtuh hanya beberapa menit kemudian. Pada menit 90+5, Albacete melancarkan serangan balik cepat. Jefté kembali menjadi aktor utama dengan penyelesaian akhir yang tenang berupa bola lob melewati Lunin, memastikan kemenangan 3-2 sekaligus menyingkirkan Real Madrid dari kompetisi.

Debut Alvaro

Kekalahan ini terasa semakin pahit karena terjadi di tengah situasi internal yang tidak stabil di kubu Madrid. Dua hari sebelum laga, klub secara resmi berpisah dengan pelatih Xabi Alonso usai kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Laga melawan Albacete menjadi debut Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala, namun awal kepemimpinannya langsung diwarnai kegagalan. Arbeloa bahkan menyebut kekalahan ini sebagai sebuah “tragedi” bagi timnya.

Di balik kekalahan Madrid, nama Jefté Betancor menjadi pusat perhatian. Penyerang berusia 32 tahun tersebut bukanlah bintang instan. Lahir pada 6 Juli 1993, Jefté dikenal sebagai pemain dengan jalur karier panjang dan berliku di berbagai liga Eropa.

Ia berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Yunani, Olympiacos, dan datang ke Albacete dengan reputasi sebagai penyerang berpengalaman, bukan sensasi muda.

Secara teknis, Jefté memiliki profil penyerang klasik. Dengan postur sekitar 186 sentimeter, ia kuat dalam duel udara dan mampu menahan bola dengan baik di bawah tekanan. Namun kekuatan utamanya terletak pada insting membaca ruang dan ketenangan saat menyelesaikan peluang.

Dua golnya ke gawang Real Madrid memperlihatkan kualitas tersebut: satu lahir dari reaksi cepat dan teknik voli, satu lagi dari keputusan cerdas saat memilih lob di momen krusial.

Nomaden

Sebelum tiba di Spanyol, Jefté sempat mencatatkan pencapaian individu yang signifikan. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Super Yunani musim 2024–25 bersama Olympiacos, serta pernah dinobatkan sebagai pemain asing terbaik di Rumania saat memperkuat CFR Cluj.

Pengalaman tersebut membentuknya sebagai penyerang yang matang secara mental, terbiasa menghadapi tekanan besar—sesuatu yang terlihat jelas saat ia berhadapan dengan Real Madrid.

Dalam konteks sejarah Copa del Rey, hasil ini menambah daftar kegagalan Real Madrid melawan tim non-unggulan. Meski bukan kekalahan dengan selisih gol terbesar, tersingkir dari turnamen oleh klub Segunda División kembali mengingatkan bahwa Copa del Rey kerap menjadi kompetisi yang tidak ramah bagi Madrid, terutama saat mereka berada dalam fase transisi.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi catatan sejarah bagi Albacete Balompié. Klub berjuluk El Queso Mecánico tersebut berhasil melaju ke perempat final Copa del Rey untuk pertama kalinya sejak musim 1994–95. Mengalahkan Real Madrid di menit-menit akhir bukan hanya soal hasil, tetapi juga simbol keberanian tim kecil yang mampu memanfaatkan momen, dengan Jefté Betancor sebagai wajah utama dari malam bersejarah tersebut.(*)

BACA JUGA: Dua Wajah Xabi Alonso di Real Madrid, Legenda Lapangan, Drama di Kursi Pelatih

Back to top button