Pentagon Siap Gelar Operasi Darat ke Pulau Kharg dan Pesisir Selat Hormuz

- Para ahli pertahanan mengatakan AS kemungkinan bisa merebut Pulau Kharg tapi harga yang harus dibayar sangat mahal.
- Iran memperingatkan akan ada pembalasan menyakitkan terhadap sekutu AS di Timur Tengah.
JERNIH — Pentagon dikabarkan sedang mempersiapkan operasi darat dengan menyerang Pulau Kharg dan pesisir Selat Hormuz, meski Presiden Donald Trump belum menyetujui pengerahan pasukan.
The Washington Post, Sabtu 28 Maret, melaporkan operaso darat tidak akan mencapai invasi skala penuh tapi hanya melibatkan serangan oleh pasukan khusus dan infanteri konvensional.
Mengutip pejabat yang tak disebut nama, koran berpengaruh itu memberitakan Komando Pusat (Centcom) mengatakan 3.500 personel militer di atas USS Tripoli telah tiba di dekat Selat Hormuz. Peralatan militer, seperti pesawat angkut dan pesawat tempur serang, serta aset serbu amfibi dan taktis, juga telah tiba.
Sebelumnya, AS telah mengirim ribuan marinir ke Timur Tengah dalam perang yang telah berlangsung satu bulan.
Reuters melaporkan Pentagon sedang mempertimbangkan operasi milier yang dapat mencakup pengearhan pasukan darat di Iran. Menlu Marco Rubio mengatakan AS dapat mencapai tujuannya tanpa pasukan darat tapi Trump akan memiliki fleksibilitas maksimal untuk menyesuaikan strategi.
Pentagon juga diperkirakan akan mengerahkan ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat AS. Pengerahan ini akan menambah jumlah sekitar 5.000 marinir yang sedang dipindahan ke Timur Tengah.
Tanggapan Iran
Di Tehran, ketua parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan setiap rencana AS untuk melancarkan invasi darat akan memicu pembalasan keras terhadap pasukan AS dan sekutu regionalnya.
Dalam pesan yang dirilis Minggu 29 Maret, Qalibaf memuji mobilisasi publik yang meluas. Ia mengatakan kehadiran jutaan warga Iran di jalanan mencerminkan kekuatan sosial dan memainkan peran langsung dalam menghadapi musuh.
Para ahli pertahanan mengatakan pasukan AS kemungkinan dapat merebut Pulau Kharga, tapi dengan harga sangat mahal. Akan ada banyak korban di pihak AS, dan biaya yang dikeluarkan dari pajak rakyat sedemikian besar.






