
Pemerintah telah Ini adalah langkah konkret untuk menjaga “dompet negara” agar tidak jebol akibat perang di Timur Tengah. Menarik melihat bagaimana kebijakan harian seperti WFH dan frekuensi makan siang gratis masuk dalam skema penyelamatan ekonomi.
JERNIH – Pemerintah Indonesia bergerak cepat mematangkan strategi darurat untuk memitigasi hantaman ekonomi akibat eskalasi perang Iran melawan AS-Israel. Kenaikan harga minyak mentah yang melambung jauh di atas asumsi APBN 2026 memaksa pemerintah meramu bauran kebijakan drastis, mulai dari penguatan energi nabati hingga pengaturan pola kerja pegawai.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa serangkaian kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjaga stabilitas domestik di tengah ketidakpastian global.
Dalam rapat koordinasi antar kementerian/lembaga yang digelar Sabtu (28/3/2026), Airlangga memaparkan empat fokus utama yang akan segera diimplementasikan:
- Penguatan Mandat B50: Mempercepat transisi ke Biodiesel 50% untuk menekan ketergantungan pada impor minyak mentah dan menghemat devisa.
- WFH Adaptif: Pengaturan Work From Home bagi aparatur sipil maupun swasta secara situasional untuk menekan konsumsi BBM nasional.
- Efisiensi Anggaran: Pemangkasan belanja pemerintah yang tidak mendesak di seluruh Kementerian/Lembaga (K/L).
- Penghematan Energi Nasional: Kampanye dan regulasi ketat penggunaan energi di sektor publik dan industri.
“Pemerintah berkomitmen memastikan setiap kebijakan berjalan secara terukur guna menjaga stabilitas dan memperkuat ketahanan nasional,” tulis Airlangga melalui akun Instagram resminya.
Di sisi fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyiapkan skema efisiensi tiga tahap yang akan menyisir seluruh pagu belanja K/L. Targetnya ambisius: menghemat anggaran sebesar Rp80 triliun.
Dana hasil efisiensi ini nantinya akan dialokasikan sebagai “bantalan” untuk menutupi pembengkakan subsidi BBM yang dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia.
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah keterlibatan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyisiran anggaran ini. Purbaya menyebutkan adanya wacana penyesuaian program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). “Ada wacana pemangkasan pelaksanaan makan bergizi gratis dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu,” ungkap Purbaya di Gedung Kemenkeu, Jumat (27/3/2026).
Pemerintah mengidentifikasi bahwa rambatan konflik Timur Tengah ini memberikan tekanan signifikan pada tiga titik lemah Indonesia saat ini. Ketiganya yakni risiko membengkaknya beban subsidi, gangguan distribusi barang global yang memicu inflasi serta tekanan pada nilai tukar rupiah dan laju pertumbuhan nasional.
Ringkasan Rencana Darurat Pemerintah
| Kebijakan | Tujuan Utama |
| Mandat B50 | Substitusi impor solar untuk menghemat cadangan devisa. |
| WFH Adaptif | Mengurangi mobilitas publik guna menekan konsumsi BBM harian. |
| Efisiensi K/L | Target penghematan Rp80 triliun untuk cadangan subsidi energi. |
| Program MBG | Opsi pemangkasan menjadi 5 hari/minggu untuk efisiensi anggaran. |





