Crispy

Rusia Uji Rudal Hipersonik di Arktik

Moskwa — Rusia menguji rudal hipersonik Kinzhal, kata dalam Bahasa Rusia yang berarti ‘belati’, di Arktik dan berhasil.

Russia Today melaporkan Kinzhal dilepas dari pesawat MiG-31K, yang oleh Nato disebut Foxhound, dan mencapai sasaran di darat dengan kecepatan di atas Mach 10, atau 12 ribu kilometer per jam.

Mengutip pejabat militer Rusia, kantor berita TASS melaporkan Kinzhal kali pertama diuji coba secara rahasia pertengahan November di Pemboi, barat laut Republik Komi.

Kinzhal adalah satu dari beberapa rudal hipersonik yang dipersiapkan untuk berdinas di Angkatan Darat Rusia. Sebelumnya, Rusia sukses menguji peluncur Avangard, yang dipaang pada rudal antarbenua (ICBM) berbasis silo.

Avangard pertama akan menjadi bagian sistem pertahanan Rusia sebelum akhir tahun. Sedangkan pengembangan rudal Zircon, yang dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam, berjalan lancar.

Rudal hipersonik diyakini mampu mengatasi sistem pertahanan udara, karena melacu jauh di atas kecepatan suara dan terus melakukan manuver saat mendekati target.

Rusia meningkatkan kehadiran militer di Arktik dalam beberapa tahun terakhir, dengan membangun dan memperbaiki pangkalan dan lapangan udara, serta mengerahkan rudal S-400.

Peningkatan ini sebagai tanggapan atas upaya pemain regional; Kanada, Denmark, Norwegia, dan AS, yang mengajukan klaim atas sumber daya alam Arktik.

Back to top button