Rute Baru Busway: Transjakarta SH2 Blok M-Bandara Soetta

Ini adalah solusi buat Anda yang tak ingin ribet menuju atau dari Bandara Soekarno Hatta ke kawasan Blok M. Sampai Blok M ada lima rekomendasi kuliner.
WWW.JERNIH.CO – Tepat pada hari ini, 12 Maret 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menghubungkan langsung Terminal Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Peluncuran ini menjadi solusi transportasi publik yang sangat dinanti, mengingat Blok M adalah salah satu hub tersibuk di Jakarta.
Berbeda dengan bus bandara pada umumnya, rute SH2 menggunakan skema non-BRT (bus stop di pinggir jalan) untuk beberapa titik agar lebih fleksibel menjangkau penumpang. Bus akan berangkat dari Terminal Blok M, melewati kawasan Sudirman dan gedung MPR/DPR, lalu masuk ke jalur tol sebelum akhirnya berhenti di area bandara.

Secara total, terdapat 23 titik pemberhentian sepanjang 65,1 kilometer. Di Bandara Soetta sendiri, bus akan berhenti di tiga titik utama untuk memudahkan akses ke Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3.
Meskipun melintasi jalur pusat kota yang padat, durasi perjalanan dari Blok M menuju Bandara Soetta diperkirakan memakan waktu sekitar 121 menit (sekitar 2 jam), tergantung kondisi lalu lintas.
Untuk jadwal operasionalnya, Transjakarta mengerahkan 14 unit bus dengan jam operasional mulai 05.00 – 22.00 WIB (Berlaku setiap hari). Sementara Waktu Tunggu (Headway) berkisar antara 10 hingga 20 menit.
Tarif Hemat: Hanya Rp3.500! Ini adalah bagian yang paling menarik. Selama masa sosialisasi hingga Lebaran (Idul Fitri 1447 H), tarif yang diberlakukan sangat terjangkau: Pukul 05.00 – 07.00 WIB: Rp2.000 (Tarif khusus pagi) dan Pukul 07.01 – 22.00 WIB: Rp3.500.
Setelah masa evaluasi tiga bulan, tarif diperkirakan akan disesuaikan ke kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000, yang tetap jauh lebih murah dibandingkan layanan taksi atau bus komersial lainnya.

Bus yang digunakan adalah tipe Metrotrans Low Deck (lantai rendah) berwarna oranye yang ramah bagi pengguna kursi roda dan lansia. Fasilitas unggulannya meliputi:
Rak Bagasi Khusus: Terletak di bagian dalam bus untuk menyimpan koper dan tas besar agar tetap aman dan tidak mengganggu jalan.
Sistem Pembayaran Non-Tunai: Menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) atau aplikasi resmi.
AC dan Kursi Nyaman: Kabin yang sejuk untuk menunjang perjalanan jauh.

Sambil menunggu jadwal keberangkatan atau setelah tiba di Blok M, jangan lewatkan petualangan rasa di kawasan “Little Tokyo” Jakarta ini:
Gultik (Gulai Tikungan): Ikon legendaris Blok M di persimpangan Jl. Mahakam. Porsinya pas untuk camilan berat dengan harga sangat merakyat.
Haka Dimsum: Buka 24 jam di kawasan Melawai. Cocok bagi Anda yang mengejar jadwal pesawat subuh dan butuh sarapan hangat.
Claypot Popo: Menyajika nasi siram dalam pot tanah liat dengan suasana yang homey dan estetik.
Futago Ya: Kedai udon dan ramen viral yang terkenal dengan Creamy Miso Udon-nya. Siap-siap antre karena tempatnya selalu ramai!
Kopi Tuku: Kedai kopi pelopor “Kopi Susu Tetangga” yang lokasinya sangat dekat dengan akses MRT dan Terminal Blok M.
Dengan hadirnya rute baru ini, mobilitas menuju bandara kini tidak hanya lebih murah, tetapi juga semakin terintegrasi dengan gaya hidup urban di Jakarta Selatan.(*)
BACA JUGA: Mau ke PRJ? Ini Rute yang Disiapkan Transjakarta






