Crispy

‘Utang Pemerintah akan Menghancurkan Generasi Mendatang’

  • “Mereka, generasi muda, dan generasi mendatang adalah korban. Mereka yang harus membayar utang negara seumur hidup mereka,” kata Bayrou.
  • Prancis, masih menurut Bayrou, membutuhkan lebih banyak pinjaman demi kenyamanan partai politik tertentu dan generasi tua.

JERNIHPM Prancis Francois Bayrou mengatakan Prancis membebani generasi muda dengan utang yang harus mereka lunasi seumur hidup.

“Kami terus-menerus berutang untuk kepentingan generasi baby bommer dan partai-partai politik tertentu,” kata Bayrou.

Senin lalu, Bayrou mendesak Presiden Emmanuel Macron kembali bersidang di parlemen pada 8 September untuk melakukan mosi tidak percaya agar bisa mengukur dukungan terhadap rencana penghematan 43,8 miliar euro.

PM Bayrou telah lama menyuarakan kekhawatiran atas defisit anggaran yang melonjak, yang tahun lalu mencapai 5,8 persen dari PDB — atau hampir dua kali lipat dari pagu Uni Eropa sebesar tiga persen.

“Korban utama utang pemerintah adalah generasi muda Prancis,” kata Bayrou dalam wawancara dengan stasiun televisi Prancis TF1, Rabu lalu. “Mereka, generasi muda, dan generasi mendatang adalah korban. Mereka yang harus membayar utang negara seumur hidup mereka.”

Prancis, masih menurut Bayrou, membutuhkan lebih banyak pinjaman demi kenyamanan partai politik tertentu dan generasi tua.

Usulan-usulan Bayrou untuk mengatasi utang pemerintah Prancis sebesar 3,98 miliar dolar AS mencakup penghapusan hari libur nasional, pemangkasan lapangan kerja di sektor publik, serta pemotongan dana kesejahteraan dan pensiun. Usulan ini dikritik partai-partai sayap kiri, yang menuduh Paris memprioritaskan belanja militer daripada kesejahteraan sosial.

Macron berjanji meningkatkan anggara militer menjadi 64 miliar euro pada 2027, dengan alasan ancaman eksternal. Paris telah memperingatkan akan potensi perang dalam lima tahun ke depan, dengan menyebut Rusia sebagai salah satu ancaman utama.

Back to top button