Sepatu Hak Tinggi dan Suara Rindu Panggung, Cerita Comeback Syahrini Usai Enam Tahun Pasif

JERNIH — Ada masa ketika panggung hiburan Tanah Air dipenuhi sorak-sorai nama Syahrini. Namun, enam tahun lalu, pemilik jargon-jargon heboh dan pelantun tembang hits Sesuatu itu memilih menepi. Ia menanggalkan gemerlap panggung demi sebuah peran baru yang jauh dari lampu sorot: mengabdi untuk suami dan merawat sang buah hati.
Kini, penantian panjang para penggemarnya usai sudah. Syahrini secara resmi menandai kepulangannya ke belantika musik Indonesia di panggung Malam Puncak HUT SCTV 36 XtraOrdinary. Momen tersebut menjadi saksi kembalinya sang diva lengkap dengan amunisi barunya, sebuah singel bertajuk Kau Yang Utama.
Bagi istri Reino Barack ini, jeda enam tahun yang ia ambil bukanlah sebuah keputusan tanpa perhitungan. Kehidupannya bergulir alami mengikuti setiap fase yang harus dijalani.
“Waktu terakhir tampil itu kan di HUT ke-30 SCTV, sekarang sudah ke-36. Memang kita harus percaya semua masa ada waktunya, semua waktu ada masanya. Jadi, sekarang masanya aku kembali berkarya,” tutur Syahrini santai.
Ia meng kalkulasi masa vakumnya dengan nada jenaka. Tiga tahun dihantam pandemi Covid-19, dilanjutkan satu tahun masa kehamilan, serta dua tahun fokus membesarkan buah hati. “Pas kan hitungannya, enam tahun,” tambahnya seraya tersenyum.
Bongkar Ulang Pita Suara hingga Perdana ‘Ngegass’ Pakai Hak Tinggi
Meski nama dan pesonanya sudah melekat kuat di benak publik, mengembalikan stamina panggung setelah enam tahun absen tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Syahrini mengaku harus memulainya kembali dari dasar, mengasah fisik dan fleksibilitas vokal yang sempat beristirahat lama.
Ia kembali rutin mendatangi ruang latihan, mengolah pernapasan, menghafal koreografi, hingga mendengarkan ulang materi-materi lagu yang siap diluncurkannya. Uniknya, ada satu pengalaman sederhana yang justru paling terasa canggung bagi sang artis: mengenakan sepatu hak tinggi (high heels).
“Grogi sih enggak. Cuma ini perdana pakai sepatu hak tinggi lagi setelah sekian lama. Biasanya kan karena momong baby, saya pakainya flat shoes terus. Pakai heels paling cuma pas foto-foto saja,” ceritanya diselingi tawa khasnya.
Menjalani peran ganda sebagai seorang ibu, istri, dan penyanyi membuat Syahrini realistis. Ia paham betul bahwa porsi dan ritme kerjanya di dunia hiburan tidak akan pernah sama seperti masa-masa keemasannya dulu. Kehadiran keluarga kecilnya kini menjadi prioritas utama yang tak bisa ditawar.
Namun, comeback kali ini tidak lagi didorong oleh ambisi mengejar pPopularitas belaka, melainkan sebuah perayaan atas rasa syukur.
“Eksistensi hari ini pasti porsinya berbeda. Sekarang ada anak dan keluarga, jadi menyesuaikan saja. Ini lebih ke kenikmatan rasa syukur. Bersyukur akhirnya bisa kembali berkarya, ketemu teman-teman media, dan bersilaturahmi lagi dengan rekan-rekan di industri musik,” tutupnya.
