CrispyMoron

Kawasan Pelacuran Patpong Kini Punya Museum

Bangkok — Patpong, kawasan lampu merah di Thailand, kini punya museum. Isinya, berbagai foto dokumentasi perjalanan kawasan pelacuran paling populer di dunia itu.

Patpong terletak di dua sisi jalan paralel; Silom dan Surawongse Roads. Distrik ini kali kali pertama dibeli imigran Cina bernama Udom Patpongpanich tahun 1946 dengan harga 3.000 dolar AS. Tahun 1968, klub malam dan tempat pelacuran mulai bermunculan di kawasan itu.

Patpongpanich meninggal Desember 1996 dalam usia 79 tahun, akibat kanker kandung kemih dan gagal jantung. Ia meninggalkan beberapa anggota keluarga yang memiliki tanah di kedua jalan itu.

Patpong, demikian pelopor industri hiburan dan seks Thailand itu dikenal dunia, setiap tahun menarik jutaan orang ke beberapa bar-nya berkat pertunjukan live sex dan pasar malam. Kendati pejabat Thailand sering mengecilkan peran Patpong, tapi siapa pun tahu industri seks dan hiburan malam kawasan Patpong adalah penghasil devisa sektor pariwisata terbesar.

Tahun 1970-an dan 1980-an Patpong mulai populer, karena pasukan AS yang bertugas di Vietnam mengunjungi tempat itu untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Di museum ini, terpampang banyak foto perjalanan Patpong sejak bar pertama muncul di kawasan itu, dan foto-foto kegiatan Patpongpanich. Ada gambar-gambar tiga dimensi orang-orang terkenal yang pernah berkunjung ke Patpong.

Berada di Museum Patpong, Anda akan dilempar ke masa tujuh dekade lalu dan melewati semua perubahan kawasan itu.

Museum Patpong terletak di bawah Pagoda Hitam di Patpong Soi 2. Museum buka setiap hari sejak pukul 10.00 sampai 22.00 waktu setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close