Mengapa Warga Jepang Enggan Hidup hingga 100 Tahun?

Mayoritas menyebut tidak ingin merepotkan orang lain dengan persentase mencapai 59%. Temuan ini menunjukkan banyak warga Jepang khawatir akan bergantung pada keluarga atau orang lain ketika memasuki usia lanjut.
JERNIH-Meskipun Jepang dikenal sebagai satu negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia, namun hasil survei membuktikan bahwa mayoritas warga Jepang ternyata tidak ingin hidup hingga usia 100 tahun.
Saat ini jumlah penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih bahkan terus bertambah setiap tahunnya.
Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, mengungkap saat ini tercacat 90.526 penduduk yang berusia 100 tahun atau lebih hingga September 2022. Angka tersebut meningkat sekitar 4.000 orang dibandingkan September 2021.
Responden dalam survei tersebut ditanya apakah mereka ingin hidup hingga usia lebih dari 100 tahun. Dan hanya 22% responden yang menjawab ingin hidup hingga usia tersebut. Sementara sekitar 70 hingga 80% responden di seluruh kelompok usia mengaku tidak ingin hidup sampai usia 100 tahun atau lebih.
“Kami terkejut mengetahui bahwa jumlah orang yang ingin hidup lebih dari 100 tahun jauh lebih sedikit daripada yang kami bayangkan. Seiring usia 100 tahun menjadi sesuatu yang makin realistis untuk dicapai, orang-orang mungkin mulai mempertanyakan apakah mereka benar-benar akan bahagia jika hidup selama itu,” kata perwakilan yayasan.
Survei tersebut juga mengungkap sejumlah alasan banyak warga Jepang enggan hidup hingga usia 100 tahun. Mayoritas menyebut tidak ingin merepotkan orang lain dengan persentase mencapai 59%. Temuan ini menunjukkan banyak warga Jepang khawatir akan bergantung pada keluarga atau orang lain ketika memasuki usia lanjut.
Alasan lainnya 48,2% responden mengaku khawatir kondisi fisik akan makin menurun sehingga kualitas hidup ikut berkurang.
Sebanyak 36,7% responden juga mengaku khawatir terhadap kondisi finansial jika harus menjalani hidup hingga usia yang sangat tua.
Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, persentase perempuan yang menjawab tidak ingin mencapai usia 100 tahun lebih tinggi, yakni 83,5%, dibandingkan pria yang sebesar 72,4%. (tvl)






