POTPOURRI

Negara ini  Bagi-Bagi Duit untuk Warganya

Program tersebut akan masuk dalam rancangan anggaran pemerintah pusat Taiwan tahun depan. Kebijakan tersebut dimungkinkan setelah pemerintah menaikkan proyeksi penerimaan pemerintah pusat Taiwan untuk 2027 menjadi 3,92 triliun dolar baru Taiwan.

JERNIH-Mulai 2027 setiap warga Taiwan akan mendapat pembagian uang tunai sebesar 10.000 dolar baru Taiwan atau sekitar Rp5,5 juta dengan total alokasi mencapai 235,7 miliar dolar baru Taiwan atau sekitar Rp131,5 triliun. Usulan tersebut disampaikan Presiden Taiwan Lai Ching-te. 

Program tersebut akan masuk dalam rancangan anggaran pemerintah pusat Taiwan tahun depan. Kebijakan tersebut dimungkinkan setelah pemerintah menaikkan proyeksi penerimaan pemerintah pusat Taiwan untuk 2027 menjadi 3,92 triliun dolar baru Taiwan.

“Kami telah memutuskan untuk menambahkan 235,7 miliar dolar baru taiwan dalam pengeluaran untuk memberikan uang tunai 10.000 dolar baru Taiwan kepada setiap orang tahun depan, sehingga ‘dividen AI dapat dibagikan kepada semua orang,'” kata Lai dalam keterangan di Kantor Kepresidenan Taiwan, sebagaimana dilansir  Focus Taiwan, beberapa waktu lalu.

ebijakan pembagian uang tunai tersebut diumumkan ketika perekonomian Taiwan mencatat pertumbuhan yang sangat kuat. Ini terutama didorong oleh lonjakan permintaan global terhadap teknologi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau AI.

Dengan tambahan penerimaan tersebut, pemerintah memastikan dapat memasukkan program pembagian uang tunai tanpa mengorbankan keseimbangan anggaran dan tanpa menambah utang baru secara signifikan.

Uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan, perawatan lansia, pengeluaran rumah tangga, maupun belanja yang mendukung bisnis lokal.

Lai mengatakan pembagian uang tunai 10.000 dolar baru Taiwan dimaksudkan agar manfaat dari pertumbuhan ekonomi berbasis AI dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pemerintah Taiwan telah menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Taiwan 2026 menjadi 11,05%. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 9,64% yang diumumkan Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi dan Statistik Taiwan pada Jumat lalu.

Pada 2025 pemerintah Taiwab juga menjalankan program pembagian uang tunai universal sebesar 10.000 dolar baru Taiwan guna membantu masyarakat menghadapi dampak tarif Amerika Serikat serta inflasi. Penduduk asing yang memiliki status sebagai permanent resident serta pasangan warga Taiwan berkewarganegaraan asing termasuk dalam penerima.

Namun, Kantor Kepresidenan Taiwan belum memberikan rincian mengenai siapa saja yang akan memenuhi syarat menerima dana tersebut, bagaimana mekanisme distribusinya, maupun kapan pembayaran akan dilakukan. (tvl)

Back to top button