Crispy

Lembaga EijkmanBahas Rencana Bikin Vaksin Virus Corona

JAKARTA- Lembaga Eijkman Indonesia bekerja sama dengan instansi lain berencana mengembangkan vaksin untuk virus corona COVID-19 yang muncul sejak akhir Desember 2019 dan hingga kini telah menyebar ke beberapa negara. Hingga saat ini belum ada satupun negara yang telah memiliki vaksin untuk COVID-19.

Prof David H Muljono, dr, SpPD, FINASIM, PhD, peneliti senior Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, menjelaskan bahwa pengembangan vaksin untuk virus corona atau COVID-19 masih dalam tahap bahasan awal yang dibahas dengan sebuah perusahaan farmasi di dalam negeri.

“Rencana pengembangan vaksin telah dilakukan pembahasan awal dengan PT Biofarma untuk mengembangkan vaksin COVID-19,” katanya saat memaparkan materi di Auditorium Sitoplasma, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Muljono juga menjelaskan uji coba pengembangan vaksin di Indonesia akan mengembangkan obat herbal asli Indonesia, dimana pengembangan obat tersebut ditujukan untuk bisa meningkatkan imunitas tubuh.

“Uji coba pengembangan obat herbal asli indonesia terkait peningkatan imunitas tubuh seperti curcumin dan lain-lain yang bisa pencegahan virus termasuk coronavirus,”. Ditambahkan Muljono rencana pengujiannya jika belum mendapatkan isolate virus 2019-nCov. “Jika belum tersedia isolat virus 2019-nCoV (COVID-19) melalui kemampuan bioinformatika yang telah dikuasai akan dilakukan kajian in-silicon (menggunakan komputer) untuk mengidentifikasi bagian-bagian antigenik dari virus 2019-nCoV,”.

Muljono juga menjelaskan untuk dapat melakukan berbagai uji coba, nantinya akan menggalang kerjasama dengan berbagai ragam instansi seperti rumah sakit pendidikan, pengembangan vaksin bisa terlaksana.

“Bisa mengembangkan vaksin kerja sama dengan biofarma dan uji coba di rumah sakit-rumah sakit pendidikan dan penelitian seperti di UNAIR yang memiliki BSL3 (Biosecurity Level 3) dan RS pendidikan lain yang berjumlah 24,”.

(tvl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close