Crispy

Orang Cina Dilarang Bedah Plastik di Korsel

Seoul — Klinik bedah plastik di Korea Selatan (Korsel) menutup pintu bagi pasien Cina, akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap virus korona. Industri bedah plastik Korsel terancam bangkrut.

Salah satu klinik bedah plastik di Gangnam, distrik paling ramai di Seoul, memasang pemberitahuan tidak menerima kunjungan pelanggan dari Cina, atau mereka yang telah mengunjungi Cina dalam 14 hari terakhir.

Korea Times memberitakan klinik mengambil keputusan itu untuk menjaga penduduk lokal yang berniat rombak wajah, dan melakukan pemeriksaan berkala pasca operasi.

Tindakan serupa bukan tidak mungkin diikuti klinik lain, yang membuat industri bedah plastik Korsel kehilangan penghasilan dari 30 persen pasien asing.

Laporan Institut Pengembangan Industri Kesehatan Korea, tahun 2018 total warga negara Cina yang menerima operasi plastik di Korsel berjumlah 378.967, atau 30 persen dari seluruh pasien asing. Pasien asing lainnya adalah AS dan Jepang, dengan jumlah total 87.776.

Pelaku industri bedah plastik Korsel tidak punya pilihan selain menutup diri dari pengunjung Cina, setelah korban ketiga virus korona di Seoul diketahui mengunjungi salahs atu klinik bedah plastik di Gangnam pada 22 dan 24 Januari 2020.

Pasien, seorang pria Korea, mengunjungi klinik bedah plastik Glovi sepulang dari Wuhan, Cina. Ia datang ke Glovi dua kali, dan diduga menyebarkan virus ke pasien keenam.

Pelaku industri pariwisata medis mengatakan situasi saat ini akan lebih buruk dibanding saat Beijing melarang warganya mengunjungi Korsel, sebagai balasan atas keputusan Seoul menggelar sistem pertahanan udara THAAD taun 2017.

Kali ini Beijing melarang tur grup musik dari luar negerai pada 27 Januari 2020.

“Kami menyaksikan penurunan pasien dari Cina dan Korea setelah wabah virus korona, dan mengkhawatirkan,” kata seorang pakar bedah plastik.

Penduduk lokal, masih menurut pakar bedah plastik, enggan datang ke klinik bedah plastik ketika tahu banyak orang Cina datang.

“Kami tidak memiliki pasien bedah plastik dalam sepekan terakhir,” kata pakar itu. “Yang ada adalah orang-orang yang butuh perawatan kecil.”

Jika situasi ini berlangsung lama, klinik kecil akan tutup. Klinik besar, seperti iWell, memasang kamer thermal untuk memeriksa suhu tubuh pengunjung.

“Jika suhu tubuh pengunjung 37,5 derajat, alarm akan berbunyi,” kata pakar di klinik itu. “Staf klinik memakai masker, dan diharuskan sering mencuci tangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close