Crispy

Risma Tolak Kapal Viking Sun Masuk Tanjung Perak, Dua Penumpangnya Kena Corona

SURABAYA-Kapal pesiar Viking Sun yang dijadwalkan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak hari Jumat (6/3/2020) 6 Maret mendatang, ditolak masuk Pelabuhan Tanjung Perak oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Risma terpaksa memutuskan menolak kedatangan kapal pesiar Sun Viking yang berisi penumpang sekitar 1.300 orang, setelah pihaknya menerima surat dari Labuan Bajo. Dalam surat itu disebutkan bahwa didalam kapal itu  terdapat dua pasien yang diduga terinfeksi virus SARS-CoV-2 atau lebih dikenal dengan sebutan virus  corona

“Hari ini saya kirim surat tidak boleh kapal itu penumpangnya turun. Karena saya di sini (Solo), tanda tangannya pakai elektronik,” kata Risma usai makan siang bersama Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka di Rumah makan Pecel Solo, Rabu (4/3).

Baca juga: Jual Masker Lewat Facebook, Polda Jateng Cyduk Penimbun Masker

Risma membuat surat larangan kepada kapal pesiar berbendera norwegia itu berlabuh di Tanjung Perak setelah menerima masukan dari RS Unair terkait adanya penumpang kapal yang diduga terinfeksi virus corona. Risma menyatakan bahwa tindakan yang diambil dalam upaya menghadang masuknya virus corona ke wilayah Surabaya melalui penumpang kapal dari luar negeri

Risma juga menjelaskan bawa langkah yang diambil terhadap kapal Sun Viking sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kedubes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Di Tangerang Polisi Grebeg Gudang Timbun Masker

Sebetulnya, Risma sudah mengijinkan kapal pesiar itu berlabuh di Tanjung Perak dengan catatan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan di atas kapal. Dan jika dalam pemeriksaan didapati ada penumpang yang terinfeksi virus maka mereka tidak diijinkan berlabuh.

“Kalau tidak apa-apa (tidak ada yang sakit:red)  ya tidak apa-apa (turun). Tapi ini kan sudah ada yang suspect,”.

(tvl) 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close