Oikos

Obesitas Gerogoti Ginjal, Yuk Hidup Sehat

Jakarta – Obesitas menjadi salah satu pemicu dari bermacam penyakit. Tidak hanya menimbulkan penyakit kardiovaskular, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan ginjal. Gaya hidup sehat menjadi kuncinya.

“Sulit mengatasi malah obesitas, karena ini terkait mengubah perilaku kebiasaan hidup. Belum ada obat yang bisa mengatasi obesitas dengan baik. Karena obat itu hanya sementara, bisa turun tapi nanti naik lagi,” papar Prof Suhardjono, ahli penyakit dalam dari RS Cipto Mangunkusumo, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menambahkan, untuk mengatasi masalah obesitas, yang paling penting adalah mengubah perilaku menjadi gaya hidup sehat. “Cobalah makan makanan yang baik, olahraga teratur, kemudian juga tidur yang cukup dan lain-lain,” tambahnya.

Deteksi dini juga menjadi hal penting pada seseorang yang mengalami obesitas. Hal ini untuk mengetahui kualitas organ di dalam tubuh. “Semua obesitas harus mendeteksi kelainan-kelainan organ yang ada, ginjal, jantung itu yang sering,” paparnya.

Ia juga memaparkan, obesitas bisa menyebabkan penyakit diabetes, hipertensi hingga ginjal. Hipertensi akan membuat aliran darah menjadi kaku dan menimbulkan gangguan fungsi ginjal.

Di Indonesia prevalensi penyakit ginjal kronis mencapai angka 3,8 permil. Angka tersebut meningkat dari 2,0 permil di tahun 2013 yang berarti ada 3.800 orang yang mengidap penyakit ginjal kronis dari satu juta orang (sumber: Riset Kesehatan Dasar 2018, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI).

Prevalensi penyakit gagal ginjal di Indonesia sebesar 0,2 persen dan prevalensi tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 0,5 persen serta 60 persen penderita gagal ginjal tersebut harus menjalani terapi dialisis.

Tahun 2016, penyakit ginjal kronis merupakan penyakit katastropik kedua terbesar setelah penyakit jantung yang menghabiskan biaya kesehatan sebesar 2,6 triliun rupiah (sumber: Riset Kesehatan Dasar 2013, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI).

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan mengendalikan kedua penyakit tersebut. Sebab, jika kadar gula darah dan tekanan darah tidak terkontrol, maka lama-kelamaan ginjal akan rusak.

Jika mengalami gejala-gejala penyakit ginjal atau memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, pasien disarankan untuk menjalani pemeriksaan secara rutin. Lebih dini penyakit ginjal ditemukan, dan mendapat penanganan sejak awal, maka peluang untuk sembuh pun jauh lebih besar.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close