10 Fakta Ousmane Dembele di Liga Champions 2025/2026

Perjalanan Dembele di Liga Champions 2025/2026 membuktikan bahwa bakat besar yang didukung dengan etos kerja yang tepat dapat menghasilkan prestasi yang fenomenal. Beruntung PSG punya Dembele.
WWW.JERNIH.CO – Ousmane Dembele telah bertransformasi dari pemain yang sering dikritik karena inkonsistensinya menjadi sosok sentral yang mendominasi panggung Eropa. Setelah meraih kesuksesan luar biasa pada musim sebelumnya, musim 2025/2026 menjadi pembuktian bahwa “Si Nyamuk” (Le Moustique) telah benar-benar matang di bawah asuhan Luis Enrique di Paris Saint-Germain (PSG).
Ia resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) sejak 12 Agustus 2023. Dembele didatangkan dari Barcelona dengan nilai transfer sekitar Rp876,96 Miliar. Kepindahannya saat itu cukup menyita perhatian karena PSG mengaktifkan klausul pelepasan (release clause) yang ada dalam kontraknya bersama klub asal Spanyol tersebut.
Dembele menandatangani kontrak berdurasi 5 tahun, yang berarti ia terikat di Parc des Princes hingga Juni 2028. Sejak bergabung, ia langsung menjadi pilar utama di lini serang dan mengenakan nomor punggung 10 setelah kepergian Neymar Jr. ke Arab Saudi.

Berikut adalah 10 fakta menarik mengenai performa dan pencapaian Ousmane Dembele selama Liga Champions musim 2025/2026:
Ambisi Mempertahankan Gelar (Back-to-Back)
Setelah membawa PSG meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub pada musim 2024/2025, Dembele memasuki musim 2025/2026 dengan ambisi besar untuk mempertahankan gelar tersebut. Ia menjadi motor utama serangan PSG demi mencetak sejarah sebagai tim Prancis pertama yang meraih gelar beruntun.
Status Pemenang Ballon d’Or 2025
Dembele memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan status mentereng sebagai peraih Ballon d’Or 2025. Penghargaan yang ia terima pada September 2025 ini menjadikannya pemain PSG pertama yang memenangkan trofi tersebut saat masih aktif membela klub, memberikan kepercayaan diri yang luar biasa di setiap laga Eropa.
Pahlawan di Anfield melawan Liverpool
Pada babak perempat final 2025/2026, Dembele menunjukkan kelasnya sebagai pemain spesialis laga besar. Ia mencetak gol krusial di Stadion Anfield yang memastikan kemenangan PSG atas Liverpool, sekaligus memulangkan raksasa Inggris tersebut dari kompetisi.
Gelar UEFA Player of the Match Melawan Bayern Munich
Dalam laga dramatis semifinal leg pertama melawan Bayern Munich pada April 2026 yang berakhir dengan skor 5-4, Dembele dinobatkan sebagai UEFA Player of the Match. Performa “magisnya” di Parc des Princes menjadi kunci kemenangan tipis Les Parisiens dalam hujan gol tersebut.
Ia pula penentu gol PSG di leg 2 lewat sebuah proses cepat dan pertandingan baru berjalan beberapa menit.

Koleksi Penghargaan “The Best” FIFA
Selain Ballon d’Or, Dembele juga menyandang gelar Pemain Pria Terbaik FIFA 2025. Prestasi individu ini mencerminkan dominasinya yang merata, tidak hanya di level klub tetapi juga pengaruhnya dalam permainan secara global sepanjang tahun 2025 hingga memasuki 2026.
Evolusi Peran Menjadi Pemimpin
Panel pengamat teknis UEFA mencatat perubahan signifikan pada diri Dembele. Ia tidak lagi hanya sekadar pemain sayap yang mengandalkan kecepatan, tetapi telah bertransformasi menjadi pemimpin di lapangan. Ia aktif membantu pertahanan dan memberikan tekanan (pressing) intens dari lini depan.
Koneksi Tajam dengan Bradley Barcola
Musim ini, Dembele membangun kemitraan yang sangat mematikan dengan pemain muda Bradley Barcola. Dalam beberapa laga krusial Liga Champions, assist dari Barcola seringkali dikonversi menjadi gol oleh Dembele, menunjukkan harmoni lini serang PSG yang semakin solid.
Fisik yang Lebih Tangguh
Berbeda dengan masa-masanya di Barcelona yang sering diganggu cedera, Dembele di musim 2025/2026 tampil sangat fit. Kedisiplinan fisik dan program kebugaran di bawah Luis Enrique membuatnya mampu tampil konsisten di hampir seluruh laga penting Liga Champions tanpa absen panjang.
Efisiensi di Menit-Menit Krusial
Salah satu fakta menarik musim ini adalah kemampuan Dembele mencetak gol di momen-momen menentukan. Ia seringkali mencetak gol di atas menit ke-70 saat lawan mulai kelelahan, memanfaatkan visi bermainnya untuk mencari celah di area kotak penalti lawan.
Menuju Puncak Karier di Usia 28 Tahun
Memasuki usia 28 tahun, musim 2025/2026 dianggap sebagai puncak karier (prime) seorang Ousmane Dembele. Ia telah memenangkan segalanya di level domestik dan Eropa, serta menjadi figur yang paling ditakuti oleh bek-bek lawan di Liga Champions musim ini.(*)
BACA JUGA: Ballon d’Or 2025 Diraih Pemain Paris Saint-Germain Ousmane Dembele






