Crispy

Efek Virus Corona, Kapal Militer Cina yang Sempat Terdeteksi di Natuna Kini Dikarantina

JAKARTA – Virus corona tak hanya berdampak pada manusia saja. Beberapa waktu lalu, kapal coast guard, Cina yakni fregat Type 054A Jiangkai II Class milik People’s Liberation Army Navy (PLA Navy/AL Cina) yang sempat terdeteksi masuk Natuna Utara, kini dikarantina, karena para awak kapal takut terinfeksi virus mematikan itu.

Dilansir DailyStar.uk, Militer Laut Cina membenarkan Kapten Yu Song Qiu bersama sejumlah awak fregat rudal Changzhou telah dikarantina.

Meski dikarantina, Petinggi Militer Laut Cina mengaku para pengawak kapal fregat bermuatan 4.053 ton yang dipersenjatai dengan rudal, torpedo, roket, dan pistol tiga inc, semuanya tetap stabil dan terorganisir.

“Pasukan masih sangat bersemangat dalam pelatihan dan sedang dipersiapkan untuk pertempuran,” katanya.

Menurut DailyStar.uk, meski dikarantina, kapten kapal tetap melatih anak buahnya selama sehingga tetap siap tempur.

Changzhou disebut-sebut sebagai kapal handal Armada Laut Cina Timur, karena menetapkan standar untuk kapal di angkatan laut Cina termasuk memiliki akurasi senjata. 

Type 054A Jiangkai II Class merupakan kapal perang jenis Fregat yang dibuat pada tahun 2005 di galangan kapal Huangpu Shipyard di Guangzhou. Dua tahun kemudian ia mulai berdinas aktif pada 2007.

Jiangkai Class dibekali misil pertahanan udara HQ-16 yang diluncurkan secara VLS (Vertical Launching System), dengan 32 peluncur rel vertikal untuk menangkis serang rudal musuh. Kemudian roket anti kapal selam Yu-8, Naval Gun 76 mm jenis PJ26, Close In Weapon System (CIWS) Type 730, torpedo Yu-7, Torpedo Type 87, hingga dapat didarati helikopter maritim Harbin Z-9C.

Dalam sekali berlayar, rudal ini ditempatkan ke dalam 32 cell peluncur pada haluan. Sementara rudal anti kapal, dipercayakan pada 2×4 C-803 anti ship missile.

Frigat Type 054A mampu berlayar sejauh 14.862 km, dengan ditenagai mesin diesel jenis Codad (Combined diesel and diesel). Kecepatan maksimum frigat ini ditaksir mencapai 27 knots.

Sebelumnya, pada 29 Januari 2020, TNI Angkatan Laut menemukan coast guard Cina di Natuan Utara. Bahkan dari akun instagram @Puspenerbal, bukan hanya kapal coast guard, Cina juga mengirimkan fregat Type 054A Jiangkai II Class yang notabene ialah kapal milik militer laut Tiongkok.

Dari patroli CN-235 MPA TNI AL, mendapati keberadaan kapal perang Cina tersebut berada di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Kareannya TNI harus menyambut tantangan tersebut dengan menghadirkan unsur-unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di sejumlah titik. [Fan]

Back to top button