Hormuz Bergejolak Harga BBM ASEAN Meroket, Siapa yang Paling Murah?

Seiring memanasnya konflik di Timur Tengah, harga minyak mentah global yang melonjak memaksa pemerintah di negara-negara tetangga kita melakukan manuver darurat—mulai dari menaikkan harga secara berkala hingga menetapkan status darurat nasional.
JERNIH – Ketegangan di Teluk Persia telah memicu respons cepat dari para operator energi di Asia Tenggara. Singapura dan Thailand memimpin kenaikan harga secara bertahap, sementara Filipina di bawah Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. bahkan telah menetapkan status Darurat Nasional guna merespons disrupsi pasokan energi yang makin mengkhawatirkan.
Strategi Unik Vietnam: Potong Pajak demi Rakyat
Berbeda dengan negara lain yang langsung menaikkan harga, Vietnam melakukan langkah berani dengan memotong Pajak Perlindungan Lingkungan hingga 50%.
- Pajak bensin dipangkas dari 2.000 Dong ke 1.000 Dong per liter.
- Pajak solar dipangkas dari 1.000 Dong ke 500 Dong per liter. Langkah ini efektif hingga 30 Juni 2026 demi meredam beban masyarakat akibat harga minyak dunia yang “berdarah-darah”.
Singapura & Thailand: Kenaikan Mingguan
Di Singapura, operator seperti Shell dan SPC sudah menaikkan harga berkali-kali dalam sebulan terakhir. Bensin oktan 98 di Singapura kini sudah menyentuh angka fantastis di atas Rp45.000 per liter. Thailand pun menyusul dengan menaikkan harga gasohol sebesar 1 baht per liter sejak 21 Maret lalu.
Posisi Indonesia & Malaysia
Hingga saat ini, Indonesia (Pertamina) masih menahan harga di level per 1 Maret 2026, menjadikannya salah satu yang paling kompetitif untuk jenis BBM subsidi. Namun, Malaysia tetap memegang rekor bensin RON 95 termurah di kawasan (sekitar Rp8.396/liter) berkat kebijakan subsidi mereka yang sangat besar.
Head-to-Head: Harga BBM di Asia Tenggara (Maret 2026)
(Kurs estimasi dalam Rupiah)
| Negara | Jenis BBM | Harga per Liter (Est. Rp) |
| Singapura | Bensin RON 98 | Rp45.082 |
| Singapura | Bensin RON 95 | Rp28.359 |
| Singapura | Solar (Diesel) | Rp34.394 |
| Thailand | Bensin (Petrol) | Rp21.559 |
| Thailand | Gasohol 95 | Rp17.108 |
| Vietnam | Gasoline RON 95 | Rp15.678 |
| Filipina | Bensin RON 95 | Rp16.263 |
| Filipina | Solar (Diesel) | Rp15.870 |
| Malaysia | Bensin RON 95 | Rp8.396 |
| Indonesia | Pertamax (RON 92) | Rp12.300 |
| Indonesia | Pertalite (Subsidi) | Rp10.000 |
Singapura tetap menjadi “juara” dengan harga BBM termahal karena kebijakan pajak kendaraan yang sangat tinggi dan ketergantungan penuh pada pasar global. Malaysia untuk bensin RON 95, sementara Indonesia tetap bersaing ketat untuk kategori BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar. Filipina dan Thailand kemungkinan besar akan terus menyesuaikan harga secara fluktuatif selama jalur perdagangan di Timur Tengah belum stabil.






