Crispy

Indonesia akan Mengambil Peran Wakil Komandan Pasukan Penjaga Perdamaian Gaza

  • Kementerian Luar Negeri Indonesia sebelumnya menyatakan bahwa militer negara itu akan dikerahkan semata-mata untuk tujuan kemanusiaan dan bukan operasi tempur.
  • Pada pertemuan Dewan Perdamaian, Trump mengucapkan terima kasih kepada perwakilan negara yang hadir menyoroti Indonesia dan Prabowo dalam pujiannya. 

JERNIH – Indonesia akan mengambil peran sebagai wakil komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza setelah menerima tawaran dari Amerika Serikat untuk posisi tersebut.

Saat mengumumkan pengangkatan tersebut pada 19 Februari di pertemuan pertama Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump, komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengatakan telah menawarkan posisi itu dan pihak Indonesia menerimanya. “Dengan langkah-langkah awal ini, kami akan membantu mewujudkan keamanan yang dibutuhkan Gaza untuk masa depan yang sejahtera dan perdamaian abadi,” katannya.

Presiden Prabowo Subianto, yang berada di Washington untuk pertemuan Dewan Perdamaian, mengatakan ia akan mengerahkan pasukan ke Gaza sebagai bagian dari ISF dalam waktu dua bulan. Prabowo menambahkan bahwa tim pendahulu mungkin akan dikirim ke Gaza untuk memetakan wilayah tersebut dan melakukan analisis risiko, sambil juga menegaskan kembali bahwa Indonesia telah dipercayakan dengan peran kepemimpinan.

“Mereka meminta kami untuk menjadi wakil komandan,” kata Praboso, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan menunjuk perwira terbaiknya untuk posisi tersebut.

Pada pertemuan Dewan Perdamaian hari Kamis, Trump mengucapkan terima kasih kepada perwakilan negara yang hadir dan menyoroti Indonesia dan Prabowo dalam pujiannya.  “Presiden Prabowo dari Indonesia, terima kasih banyak. Negara Anda sangat besar, dan Anda melakukan pekerjaan yang hebat,” kata Trump.

Trump juga mengatakan dalam pertemuan itu bahwa para anggota menjanjikan US$7  miliar untuk paket bantuan Gaza. Meskipun jumlah tersebut signifikan, itu hanya sebagian kecil dari perkiraan US$70 miliar yang dibutuhkan untuk membangun kembali Wilayah Palestina, yang telah hancur setelah lebih dari dua tahun perang.

Sebelumnya, Indonesia mengatakan siap mengirim hingga 8.000 tentara ke Gaza pada bulan April sebagai bagian dari ISF, menjadikannya negara pertama yang secara terbuka berkomitmen mengirim pasukan untuk misi perdamaian semacam itu.

Kepala Staf Angkatan Darat Indonesia, Jenderal Maruli Simanjuntak, mengatakan pada 9 Februari bahwa brigade tersebut kemungkinan akan mengerahkan 5.000 hingga 8.000 pasukan meskipun rencana tersebut masih bersifat sementara.

Jeffers menambahkan, personel ISF ditugaskan untuk memastikan stabilitas di Gaza, dengan pasukan yang akan dikerahkan di lima sektor berbeda. Setiap sektor akan ditugaskan satu brigade ISF. Kelima sektor tersebut meliputi Rafah, Khan Yunis, Deir el-Balah, Kota Gaza, dan Gaza Utara.

“Dalam jangka pendek, kami berencana untuk mengerahkan pasukan ke sektor Rafah terlebih dahulu, di samping pelatihan polisi,” kata Jeffers dalam siaran langsung dari Gedung Putih.

Strategi jangka menengah melibatkan perluasan penempatan sektor demi sektor, dengan target jangka panjang sebanyak 12.000  personel polisi dan 20.000 pasukan ISF di lapangan, seperti yang dilaporkan oleh media Tempo.

Kementerian Luar Negeri Indonesia  pada 14 Februari menyatakan pengerahan pasukan TNI semata-mata untuk tujuan kemanusiaan dan bukan operasi tempur.  Lebih lanjut, kementerian tersebut memperingatkan bahwa Indonesia  akan mengakhiri partisipasi jika pelaksanaan Pasukan Keamanan Indonesia menyimpang dari ketentuan yang telah disepakati.

ISF akan beroperasi di bawah Dewan Perdamaian Trump, sebuah badan yang dipimpin AS dan diberi wewenang oleh  resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada November 2025. Dewan tersebut bekerja sama dengan PBB untuk mendirikan ISF. Dewan Perdamaian awalnya dibentuk untuk memastikan bahwa rekonstruksi pasca-konflik di Gaza berjalan secara efektif.

Selain Indonesia, Jeffers mengkonfirmasi bahwa Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania juga telah berkomitmen untuk mengerahkan personel militer ke ISF. Sementara itu, Mesir dan Yordania telah berkomitmen untuk melatih pasukan polisi setempat.

Pada 16 Januari, Trump menunjuk Jeffers untuk memimpin Pasukan Keamanan Israel (ISF) di Gaza.  Ia ditugaskan untuk memimpin operasi keamanan, mendukung demiliterisasi komprehensif, dan memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan material konstruksi dengan aman,  kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan saat itu .

Jeffers terlibat dalam invasi Irak yang dipimpin AS pada tahun 2003 dan mengawasi implementasi kesepakatan gencatan senjata Israel-Hezbollah pada tahun 2024 .

Di bawah naungan Dewan Perdamaian Trump, sebuah dewan eksekutif pendiri yang terdiri dari beberapa pemimpin juga telah dibentuk, di antaranya mantan menteri pertahanan Bulgaria, Nickolay Mladenov.

Mladenov akan menjabat sebagai Perwakilan Tinggi untuk Gaza dan bertindak sebagai “penghubung lapangan” antara dewan dan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang akan menggantikan pemerintahan Hamas saat ini di Gaza.

Back to top button