Indonesia Kirim 25 Atlet Bulutangkis ke All England 2026

Tahun lalu tidak satu pun gelar diraih atlet Indonesia. Tahun ini hadir lagi dengan kmbinasi senior dan junior. Akankah All England 2026 memberi gelar buat atlet Indonesia?
WWW.JERNIH.CO – Gelaran All England 2026 kembali menyapa dunia sebagai panggung paling sakral di jagat bulu tangkis. Turnamen yang telah menginjak edisi ke-117 ini bisa disebut sebuah pertaruhan harga diri bagi setiap atlet yang mengayunkan raket di Utilita Arena, Birmingham.
Sejak dimulai pada 3 Maret 2026, atmosfer persaingan ketat sudah terasa di setiap sudut lapangan, terutama bagi kontingen Indonesia yang datang dengan ambisi besar mengembalikan kejayaan.
Bagi seorang pebulu tangkis, menjuarai All England sering kali dianggap setara dengan gelar Juara Dunia. Meskipun secara teknis berstatus BWF World Tour Super 1000, prestise turnamen tertua di dunia ini (dimulai sejak 1899) memiliki daya magis yang tidak dimiliki turnamen lain seperti Indonesia Open atau China Open. All England adalah “Wimbledon-nya bulu tangkis”.
Sejarah panjang, tradisi karpet hijau yang ikonik, serta fakta bahwa hanya pemain-pemain dengan mental baja yang bisa menang di sini, menjadikan trofi All England sebagai simbol tertinggi pengakuan dunia.

Tahun ini, Indonesia mengirimkan kombinasi pemain senior yang haus gelar dan para debutan muda yang siap memberikan kejutan. Berikut adalah daftar lengkap wakil Merah Putih yang berlaga.
Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan. Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani. Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Di Ganda Putri: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Sedang di Ganda Campuran: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Gloria Emanuelle Widjaja (berpasangan dengan Terry Hee Yong Kai).
Harapan terbesar Indonesia tahun ini bertumpu pada Jonatan Christie di sektor tunggal putra. Sebagai unggulan keempat, Jonatan yang pernah mencicipi gelar juara pada 2024 diharapkan mampu menjaga konsistensinya.
Di sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan kelima) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (unggulan ketujuh) menjadi tumpuan utama untuk meneruskan tradisi juara ganda putra.
Tak kalah menarik adalah kemunculan Putri Kusuma Wardani yang tahun ini menempati unggulan keenam di tunggal putri. Setelah sekian lama sektor putri Indonesia absen dari daftar unggulan atas di Birmingham, performa Putri KW diharapkan bisa menembus dominasi pemain China dan Korea Selatan.(*)
BACA JUGA: Pulang All England, Pebulutangkis RI Diisolasi


