Crispy

Ini Dia Tiga Rising Star Masa Depan TNI

Tongkat kepemimpinan TNI akan terus berlanjut dari generasi ke generasi. Saat ini mencuat tiga nama perwira menengah. Mereka adalah Teddy, Paulus dan Benrieyadin.

WWW.JERNIH.CO –  Tiga nama yang kini menjadi sorotan utama sebagai representasi generasi baru ini adalah Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, Kolonel Inf Paulus Pandjaitan, dan Kolonel Inf Muhammad Benrieyadin Sjafrie. Ketiganya memiliki rekam jejak karir yang solid, adaptif, dan terus bersinar hingga hari ini.

Letkol Inf Teddy Indra Wijaya

Karir Letkol Inf Teddy Indra Wijaya terbilang sangat fenomenal. Alumnus SMA Taruna Nusantara TN 15 (lulus 2007) ini melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 2011. Lahir pada 14 April 1989 di Manado.

Sejak awal, Teddy telah menunjukkan kapasitas yang menonjol di pasukan elite Kopassus.

Kariernya melesat saat terpilih menjadi Asisten Ajudan Presiden Joko Widodo (2014–2019). Setelah itu, ia menempuh pendidikan militer bergengsi di Amerika Serikat dan berhasil meraih kualifikasi Ranger Tab di US Army Ranger School—sebuah prestasi langka bagi prajurit asing.

Sekembalinya ke tanah air, ia dipercaya menjadi ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Saat itu pangkatnya masih Mayor. Tak heran kerap disapa Mayor Teddy.

Pada Oktober 2024, Teddy mencetak sejarah dengan dilantik sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) dalam Kabinet Merah Putih, dan resmi naik pangkat menjadi Letnan Kolonel (Letkol) pada Maret 2025.

Letkol Teddy baru saja menyelesaikan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad TA 2026 di Bandung. Ia berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Penulis Kertas Karya Perorangan (Taskap) Terbaik. Karyanya dinilai sangat unggul dalam ketajaman analisis serta relevansinya terhadap pengembangan organisasi TNI AD masa depan.

Kolonel Inf Paulus Pandjaitan

Putra dari Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan ini menempuh jalur yang sedikit berbeda namun tidak kalah cemerlang. Lulus dari sekolah menengah, Paulus tidak masuk melalui jalur Akmil, melainkan melalui Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI pada tahun 2004.

Lahir pada 21 Mei 1980. Riwayat pendidikannya meliputi Sekolah Pelita Harapan, Universitas Pelita Harapan (UPH), hingga menempuh studi di Macquarie University, Australia (lulus 2016)

Berlatar belakang satuan Korps Baret Merah (Kopassus), Paulus mengasah kemampuan tempur dan intelijennya secara mendalam. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 32 Grup 3 Kopassus.

Di kancah internasional, Paulus merupakan lulusan dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, AS, dan sempat dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Penasihat Militer Perwakilan Tetap RI (Aspenmil PTRI) di Amerika Serikat.

Sejak awal tahun 2026, ia diamanahi jabatan strategis sebagai Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 18/Trisula/2 Kostrad. Atas kepemimpinannya, pada April 2026, Paulus Pandjaitan resmi naik pangkat menjadi Kolonel Inf.

Kolonel Inf Muhammad Benrieyadin Sjafrie

Nama Benrieyadin Sjamsoeddin (dikenal secara resmi dengan nama M. Benrieyadin Sjafrie) adalah putra kandung dari Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

Lahir pada 14 Agustus 1986. Pendidikan tingginya bertaraf internasional, memegang gelar Bachelor of Science (B.Sc.) dari Northeastern University, Boston, dan Master of Science (M.Sc.) dari University of San Diego, Amerika Serikat.

Mengikuti jejak akademis dan militer sang ayah dengan memantapkan langkahnya di TNI Angkatan Darat.

Sama seperti Teddy dan Paulus, Benrieyadin dibesarkan di lingkungan tangguh Kopassus. Ia merintis karir dari Komandan Peleton (Danton), Komandan Kompi (Danki), hingga menjadi Danyon 32 Grup 3 Kopassus.

Setelah bertugas sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Panglima TNI pada periode 2023–2024, langkah karir strategisnya semakin mantap.

Sejak November 2024 hingga pertengahan 2026 ini, ia menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 17/Sakti Budi Bakti / Kujang I Kostrad—salah satu satuan elit pemukul reaksi cepat milik TNI AD.

Saat ini, Kolonel Inf Benrieyadin juga tercatat tengah memperdalam cakrawala strategisnya dengan mengikuti Dikreg LV Sesko TNI TA 2026.(*)

BACA JUGA: Modernisasi Militer Era Prabowo: Siram Air Kembang di Rafale hingga Guyur TNI AU dengan 6 Alutsista Monster Buatan Eropa

Back to top button