Iran Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Washington Gelar Operasi Penyelamatan

- Pemerintah Iran mendesak warga sipil mencari dua awak F-15E yang ditembak jauh, dan menawarkan hadiah menggiurkan kepada siapa pun.
- Iran yakin yang ditembak jauh F-35. Russia Today memastikan pesawat itu F-15E dengan dua awak.
JERNIH — Iran, Jumat 3 April, menembak jatuh dua jet tempat AS yang memicu operasi penyelamatan awaknya.
Tasnim News, situs berita pemerintah Iran, memasang gambar reruntuhan salah satu pesawat AS. Koresponden Tasnim percaya reruntuhan itu adalah jet tempur F-16 atau F-35. Russia Today memastikan yang ditembak jatuh Iran adalah F-15.
Jet tempur AS kedua yang ditembak jauh Iran adalah A-10 Thunderbolt II satu tempat duduk. Pilot membawa pesawat keluar dari wilayah Iran, sebelum melontarkan diri. Media AS melaporkan pilot bisa diselamatkan.
Beberapa jam sebelumnya, menurut Tasnim News, jet-jet tempur AS terbang di atas kota-kota Tehran. Warga Tehran juga dikejutkan gemuruh jet dan tembakan unit pertahanan udara Iran.
Beberapa jet tempur beraksi menghindari rudal pertahanan udara dengan menembakan suar. Satu jet tempur gagal menghindari tembakan dan jatuh.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada NBC bahwa penembakan dua pesawat itu tidak akan mempengaruhi perundingan dengan Tehran. “Tidak. Tidak sama sekali. Ini perang,” katanya, seperti dikutip Arab News.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan operasi pencarian tak jauh dari lokasi pesawat jatuh. Pihak berwenang di Propinsi Kohgiluyeh dan Boyer, lokasi kemugkinan pilot jatuh, mendesak warga sipil membangu meemukan pilot AS.
“Jika Anda menangkap pilot AS hidup-hidup dan menyerahkannya, Anda akan menerima hadian berharga,” kata seorang presenter televisi pemerintah Iran.
Analis pertahanan mengatakan pesawat F-15E membawa dua awak; pilot dan petugas sistem senjata. Pesawat dilengkapi suar pencari lokasi darurat yang dirancang untuk membantu operasi pemulihan.






