CrispyDesportare

[JERNIH PIALA DUNIA 2026] Mbappé Pecahkan Rekor 50 Tahun, Atau kah Messi yang Rebut Sepatu Emas?

Setelah lebih dari setengah abad puasa gol dua digit dalam satu edisi Piala Dunia, Kylian Mbappé resmi menyamai para legenda lewat koleksi 10 golnya. Namun, takhta Sepatu Emas belum sepenuhnya aman.

WWW.JERNIH.CO –  Perebutan penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) di Piala Dunia 2026 mencapai klimaks yang luar biasa. Setelah drama 10 gol pada laga perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris di Miami, Kylian Mbappé resmi melesat ke puncak daftar pencetak gol terbanyak. Meskipun Prancis harus menelan kekalahan 4-6 dari Inggris, dua gol yang dicetak Mbappé berhasil mengubah peta persaingan individu secara drastis.

Saat ini, Mbappé memimpin dengan koleksi 10 gol dan 4 assist. Catatan ini sekaligus memecahkan rekor sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 22 gol dari 22 penampilan.

Di posisi kedua, megabintang Argentina Lionel Messi membayangi dengan raihan 8 gol dan 4 assist. Karena Prancis sudah menyelesaikan seluruh pertandingan mereka, jumlah gol Mbappé dipastikan berhenti di angka 10. Peluang terakhir kini sepenuhnya berada di tangan Messi yang akan memimpin timnas Argentina melawan Spanyol dalam laga Final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey.

Untuk bisa membawa pulang Sepatu Emas 2026, Messi harus mencetak brace (2 gol), ia akan menyamai perolehan 10 gol milik Mbappé. Berdasarkan regulasi FIFA, jika jumlah gol sama, indikator penentu berikutnya adalah jumlah assist. Saat ini keduanya sama-sama mengoleksi 4 assist. Jika Messi mencetak 2 gol tanpa tambahan assist, pemenang akan ditentukan lewat menit bermain yang lebih sedikit.

Ini adalah jalur paling aman bagi sang kapten Albiceleste. Jika Messi berhasil mencetak hat-trick ke gawang Spanyol, ia akan langsung mengoleksi 11 gol, menyalip Mbappé secara mutlak, dan berhak mengklaim gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026 secara mandiri.

Tantangan ini tentu tidak mudah mengingat lini pertahanan Spanyol tampil sangat solid di turnamen ini dengan hanya kebobolan 1 gol sepanjang kompetisi menuju final.

Sebelum dimulainya Piala Dunia 2026, hanya ada 3 pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu mencetak 10 gol atau lebih dalam satu edisi Piala Dunia. Adalah Just Fontaine (Prancis)  dengan 13 Gol (Piala Dunia 1958 Swedia). Rekor tertinggi dan paling legendaris yang belum pernah terpecahkan selama 68 tahun. Striker timnas Prancis ini mencetak 13 gol hanya dalam 6 pertandingan saja. Menariknya, Fontaine mencetak semua gol tersebut menggunakan sepatu pinjaman karena sepatu utamanya rusak menjelang turnamen dimulai. Ia mengemas hat-trick ke gawang Paraguay serta memborong 4 gol dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Jerman Barat.

Ada pula Sándor Kocsis (Hungaria) dengan  11 Gol (Piala Dunia 1954 Swiss). Sebelum Fontaine, predator kotak penalti asal Hungaria ini lebih dulu mengguncang dunia dengan mencetak 11 gol hanya dari 5 pertandingan (rasio fantastis 2,2 gol per laga). Kocsis menjadi andalan generasi emas The Mighty Magyars dengan mencetak dua kali hat-trick/quattrick beruntun di babak grup, masing-masing 3 gol ke gawang Korea Selatan dan 4 gol ke gawang Jerman Barat.

Dari Jerman ada Gerd Müller saktu membela Jerman Barat dengan 10 Gol (Piala Dunia 1970 Meksiko). Legenda berjuluk Der Bomber ini menjadi pemain terakhir sebelum era modern yang berhasil menyentuh angka dua digit dalam satu edisi turnamen. Müller mencetak 10 gol dalam 6 pertandingan untuk mengantarkan Jerman Barat meraih posisi ketiga. Ketajamannya terbukti lewat dua kali hat-trick beruntun di fase grup melawan Bulgaria dan Peru.

Setelah Gerd Müller pada tahun 1970, tidak ada satu pun pemain di dunia yang mampu mencetak 10 gol atau lebih dalam satu edisi Piala Dunia selama lebih dari 50 tahun.

Bahkan, para pemenang Sepatu Emas di edisi-edisi berikutnya biasanya “hanya” mentok di angka 5, 6, atau maksimal 8 gol saja (seperti Ronaldo Nazario dengan 8 gol pada 2002 dan Kylian Mbappé dengan 8 gol pada 2022). Catatan 10 gol milik Kylian Mbappé di edisi Piala Dunia 2026 ini resmi mengakhiri puasa gol dua digit dalam satu turnamen yang telah bertahan sejak 1970.(*)

BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Tembus 9 Juta Tanda Tangan Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia 2026 Guncang FIFA

Back to top button