Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT dan SM Entertainment

Sepuluh tahun, tiga unit, dan dedikasi tanpa batas. Mark Lee akhirnya memutuskan untuk melepas seragam NCT demi mengejar mimpi barunya.
WWW.JERNIH.CO – Mark Lee, salah satu pilar utama dari grup NCT, secara resmi diumumkan akan mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan SM Entertainment dan meninggalkan grup yang telah membesarkan namanya selama satu dekade terakhir.
Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era bagi NCT, mengingat peran sentral Mark di berbagai sub-unit sejak debutnya pada tahun 2016.
Berdasarkan pernyataan resmi dari SM Entertainment, kontrak eksklusif Mark akan berakhir pada tanggal 8 April 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui proses diskusi yang panjang, mendalam, dan matang antara pihak agensi dan artis yang bersangkutan.
Pihak agensi menjelaskan bahwa perpisahan ini terjadi secara baik-baik, dengan fokus pada keinginan Mark untuk mengeksplorasi potensi dirinya lebih jauh sebagai seorang seniman di luar sistem grup yang selama ini ia jalani.
Mark cukup istimewa di NCT. Ia dikenal sebagai “ikon kerja keras” karena keterlibatannya yang masif di hampir seluruh lini NCT, mulai dari NCT U, NCT 127, hingga NCT DREAM, bahkan sempat bergabung dengan grup super SuperM.
Kemampuannya dalam menulis lirik, melakukan rap dengan teknik yang mumpuni, serta penampilannya yang karismatik menjadikannya sebagai wajah dari identitas musik NCT itu sendiri. Kepergiannya tentu meninggalkan kekosongan besar, baik secara musikalitas maupun emosional bagi para penggemar dan rekan satu grupnya.
Menyusul pengumuman resmi tersebut, Mark membagikan sebuah surat tulisan tangan melalui akun media sosial pribadinya. Dalam surat tersebut, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada SM Entertainment, para staf, dan khususnya kepada rekan-rekannya di NCT. Mark menyebutkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, ia telah menjalani mimpi yang luar biasa, namun kini ia merasa perlu untuk menemukan “buah” dari musiknya sendiri dalam bentuk yang lebih konkret.
“Saya tahu kabar ini mungkin terasa sangat tiba-tiba. Setelah sepuluh tahun, saya mulai merenung dan ingin menyelami mimpi-mimpi yang selama ini tersimpan di dalam diri saya. Saya ingin mencari tahu seperti apa bentuk musik saya yang sebenarnya ketika berdiri sendiri,” tulis Mark dalam penggalan suratnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh anggota NCT memberikan dukungan penuh atas keputusannya. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan persaudaraan yang telah mereka bangun selama ini, meskipun kini mereka harus menempuh jalan yang berbeda.
Kepergian Mark membawa perubahan signifikan pada struktur unit yang ia tinggalkan. NCT 127 akan melanjutkan aktivitas sebagai grup dengan 7 anggota (Johnny, Taeyong, Yuta, Doyoung, Jaehyun, Jungwoo, dan Haechan). NCT DREAM akan tetap aktif dengan formasi 6 anggota (Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung).
Bagi para Czennies (sebutan penggemar NCT), kabar ini tentu menjadi pil pahit yang sulit ditelan. Mark sering dianggap sebagai “perekat” antar unit karena fleksibilitasnya. Namun, di saat yang sama, banyak penggemar yang menyatakan dukungan mereka di media sosial, berharap agar Mark mendapatkan kebebasan kreatif yang ia dambakan setelah bertahun-tahun bekerja tanpa henti dalam jadwal yang sangat padat.
Meskipun kontraknya berakhir dalam hitungan hari, spekulasi mengenai langkah Mark selanjutnya mulai bermunculan. Dengan kesuksesan album solonya yang bertajuk “The Firstfruit” tahun lalu, banyak yang memprediksi bahwa Mark akan fokus pada karier sebagai solois global atau bahkan merambah ke pasar internasional di Kanada atau Amerika Serikat.(*)
BACA JUGA: Film Animasi K-Pop: Demon Hunters Siap Rebut Dua Nominasi Oscar 2026
