Pemukim Israel Serang Sumur-sumur Air, Ganggu Pasokan ke 19 Wilayah Palestina Dekat Ramallah

JERNIH – Para pemukim Israel menyerang sumur-sumur air di daerah Ein Samia, timur laut Ramallah, Minggu (18/1/2026) malam, menyebabkan gangguan pasokan air selama beberapa jam. Para pemukim merusak jendela, pintu, panel kontrol, dan memotong kabel sehingga sumur-sumur tersebut menjadi tidak dapat digunakan sama sekali.
Otoritas air Palestina melaporkan bahwa para pemukim menargetkan sumur nomor dua, empat, dan enam di Ein Samia, mengganggu pengoperasiannya dari Sabtu pukul 10 malam hingga Minggu pukul 9 pagi. Para penyerang memecahkan jendela, pintu, panel kontrol, dan memotong kabel, sehingga sumur-sumur tersebut sama sekali tidak dapat dioperasikan.
Peringatan itu menyebutkan bahwa serangan terhadap sumber air utama membahayakan akses air bagi lebih dari 19 wilayah di Tepi Barat yang diduduki, memperburuk kesulitan yang dihadapi oleh penduduk di dekat Ramallah.
Serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap rumah dan bisnis Palestina telah meningkat sejak Oktober 2023. Insiden-insiden ini meliputi vandalisme, pembakaran, penembakan, dan penghancuran lahan pertanian serta sumber air, yang seringkali bertujuan untuk menekan penduduk agar meninggalkan tanah mereka.
Otoritas Israel sering memberikan perlindungan kepada para pemukim selama serangan, termasuk pengerahan militer untuk menemani mereka dan menekan perlawanan lokal, lapor kantor berita Wafa.
Tidak termasuk Yerusalem Timur, yang diduduki dan dianeksasi oleh Israel pada tahun 1967, sekitar 500.000 pemukim Israel tinggal di Tepi Barat, bersama dengan sekitar 3 juta penduduk Palestina.






