Sutradara Eugene Panji Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

Eugene Panji, sutradara di balik film Cita-Citaku Setinggi Tanah dan sederet video klip ikonik musisi papan atas Tanah Air, mengembuskan napas terakhirnya di Depok pada usia 52 tahun.
WWW.JERNIH.CO – Salah satu sineas berbakat Tanah Air, Eugene Panji meninggal dunia. Mendiang mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 25 Agustus 2026, di Rumah Sakit Siloam Heart Hospital / Puri Cinere, Depok, pada usia 52 tahun. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sesama seniman serta para penikmat karyanya.
Eugene Panji merupakan seorang sutradara dan penggerak industri kreatif Indonesia yang lahir di Jakarta pada 29 Agustus 1973. Lahir dengan bakat penceritaan visual yang kuat, Eugene mengawali kariernya di dunia sinematografi dengan mengarahkan berbagai video musik dan iklan televisi. Selain bergiat di balik layar sinema, ia juga dikenal aktif membangun ekosistem kreatif dan ruang berkumpul bagi para seniman lokal, salah satunya dengan mendirikan Paviliun 28 dan ruang publik kreatif seperti Longkang Kotagede.
Sepanjang perjalanan kariernya di dunia audio visual, Eugene Panji telah melahirkan sederet karya ikonik yang mewarnai hiburan Tanah Air. Di ranah musik, ia adalah sosok di balik video klip berbagai musisi top Indonesia seperti Slank, Agnez Mo, Tompi, Cokelat, ADA Band, hingga Govinda.
Sementara di layar lebar, karya debut penyutradarayaannya yang paling dikenal luas adalah film Cita-Citaku Setinggi Tanah (2012), sebuah film bertema sosial yang menyentuh hati penonton di mana sebagian keuntungan produksinya disalurkan untuk membantu anak-anak penderita kanker. Selain itu, ia juga menyutradarai proyek film lain seperti Naura & Genk Juara (2017), film aksi 22 Menit (2018), serta drama romantis Bangsatnya Cinta Pertama (2023).
Atas dedikasi dan bakat visualnya, Eugene Panji juga mengukir sejumlah prestasi dan penghargaan di industri kreatif. Ia tercatat pernah memenangkan penghargaan sebagai Best Director (Sutradara Terbaik) di ajang Penghargaan MTV Indonesia atas karya video klip lagu “Ngangkang” dari Slank. Di dunia sinema layar lebar, karya debutnya Cita-Citaku Setinggi Tanah juga berhasil mengantarkan namanya masuk dalam nominasi Sutradara Terbaik dan Film Bioskop Terpilih di ajang Piala Maya 2012.
Mengenai penyebab meninggal dunia, Eugene Panji mengembuskan napas terakhir sewaktu menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Cinere. Hingga rilis konfirmasi kabar duka disampaikan oleh keluarga dan organisasi profesi seperti Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI), pihak keluarga belum membagikan rincian mendalam mengenai riwayat medis atau penyebab pasti kepergian almarhum. (*)
BACA JUGA: Imam Tantowi dan Legenda Sinema Indonesia


