Moron

5 Skandal Panas Mantan Menteri Tenaga Kerja AS, Lori Chavez-DeRemer

 
Meski melawan tuduhan, nyatanya publik AS telah melihat terang-benderang sosok Menteri Tenaga Kerjanya, yang tersandung setidaknya lima skandal memalukan. Pantas ia buru-buru mundur.

WWW.JERNIH.CO –  Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat, Lori Chavez-DeRemer, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada 20 April 2026. Keputusannya ini diambil di tengah badai penyelidikan internal dan serangkaian tuduhan pelanggaran etika yang mencoreng masa jabatannya yang relatif singkat dalam kabinet pemerintahan Donald Trump.

Meskipun Gedung Putih secara resmi menyatakan bahwa ia mengundurkan diri untuk bekerja di sektor swasta, laporan dari berbagai media besar seperti The New York Times dan The Washington Post mengungkap realitas yang jauh lebih kelam di balik layar.

Lori Chavez-DeRemer terjerat beberapa skandal. Setidaknya ada 5 yang panas:

Penyalahgunaan Dana Publik dan Inventaris Departemen

Chavez-DeRemer menghadapi penyelidikan dari Kantor Inspektur Jenderal (OIG) terkait dugaan penipuan perjalanan. Ia dituduh memerintahkan staf seniornya untuk merekayasa perjalanan dinas resmi sebagai kedok untuk mengunjungi teman dan keluarga menggunakan uang pembayar pajak.

Selain itu, ia juga dituduh menggunakan sumber daya departemen untuk keperluan pribadi, termasuk laporan mencolok tentang kunjungannya ke sebuah klub malam di Oregon selama perjalanan dinas resmi.

Hubungan Tak Profesional dengan Bawahan

Salah satu tuduhan yang paling sensasional adalah dugaan perselingkuhan dengan anggota tim keamanannya sendiri. Laporan investigasi menyebutkan adanya bukti foto yang menunjukkan menteri tersebut mengundang anggota tim keamanan tersebut ke ruang pribadinya.

Skandal ini dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap etika profesional di lingkungan pemerintahan federal.

 Lingkungan Kerja yang Toksik dan Konsumsi Alkohol

Para staf di Departemen Tenaga Kerja (DOL) melaporkan bahwa Chavez-DeRemer menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat. Ia dituduh sering mengonsumsi alkohol selama jam kerja dan menyimpan stok minuman keras di kantornya.

Hal ini menyebabkan demoralisasi massal di kalangan pegawai negeri sipil, yang merasa menteri mereka sering “absen” dalam tanggung jawab kepemimpinan sementara disfungsi di agensi semakin meningkat.

Skandal Pelecehan Seksual oleh Anggota Keluarga

Skandal ini tidak hanya melibatkan dirinya secara langsung, tetapi juga suaminya, Dr. Shawn DeRemer, dan ayahnya, Richard Chavez. Suaminya dilarang memasuki markas besar Departemen Tenaga Kerja setelah dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap setidaknya dua staf perempuan.

Laporan media juga mengungkap adanya pesan-pesan teks yang tidak pantas dan sugestif yang dikirim oleh suami dan ayahnya kepada staf muda di departemen tersebut atas sepengetahuan atau dorongan sang menteri.

Manipulasi Hibah Federal untuk Kepentingan Politik

Chavez-DeRemer juga dituduh menekan staf karier untuk menyalurkan dana hibah federal kepada organisasi atau proyek yang menguntungkan sekutu politiknya. Penyelidikan menemukan bahwa jutaan dolar dialokasikan dengan cara yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur standar pemerintah, yang diduga dilakukan untuk memperkuat ambisi politik masa depannya.

Pengunduran diri Chavez-DeRemer menandai menteri ketiga yang meninggalkan kabinet Trump dalam waktu singkat pada tahun 2026.

Meskipun ia membela diri dengan menyebut tuduhan tersebut sebagai “fitnah dari aktor negara dalam (deep state)”, volume bukti dan kesaksian staf yang menumpuk membuat posisinya tidak lagi dapat dipertahankan secara politik. Kini, Keith Sonderling telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (acting) Menteri Tenaga Kerja untuk memulihkan stabilitas di lembaga tersebut.(*)

BACA JUGA: Ini Daftar Loyalis yang Dimangsa Trump

Back to top button