Ini Alasan India Imbau Rakyatnya Hentikan Beli Emas

Modi mengatakan bahwa pembelian emas menghabiskan cadangan devisa dalam jumlah besar, pada saat India sudah menghadapi kenaikan biaya impor minyak.
JERNIH-Pemerintah India meminta rakyatnya untuk sementara menghentikan pembelian emas. Imbauan ini terkait dampak ekonomi yang makin meluas akibat perang AS-Israel dengan Iran. Setidaknya sampai tahun depan rakyat India diminta untuk menahan diri membeli emas.
“Demi kepentingan negara, kita harus memutuskan bahwa selama setahun, meskipun ada acara di rumah, kita tidak akan membeli perhiasan emas,” kata Perdana Menteri (PM) Narendra Modi, beberapa waktu lalu.
Modi juga menyebut rakyat yang menahan diri tidak membeli emas merupakan bagian dari patriotismme
“Patriotisme tidak hanya tentang kesiapan mengorbankan nyawa di perbatasan. Dalam situasi seperti ini, hal itu berarti hidup secara bertanggung jawab dan menjalankan kewajiban kita kepada negara dalam kehidupan sehari-hari,”.
Paska mengeluarkan imbauan tersebut, tiga hari kemudian pemerintah India menaikkan bea impor emas menjadi 15% dari sebelumnya 6%.
Kebijakan ini menjadi pil pahit bagi pasar emas terbesar kedua di dunia dalam hal perhiasan dan investasi.
Modi mengatakan bahwa pembelian emas menghabiskan cadangan devisa dalam jumlah besar, pada saat India sudah menghadapi kenaikan biaya impor minyak.
Sebagaimana diketahui harga minyak melonjak hingga 70% pada puncaknya setelah dimulainya perang AS-Israel dengan Iran serta penutupan efektif Selat Hormuz, jalur perdagangan penting yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Imbauan pemerintah untuk menghentikan pembelian emas untuk sementara waktu menimbulkan keresahan para pelaku usaha yang “khawatir” mereka akan kesulitan bertahan jika masyarakat berhenti membeli emas.
“Bagi sektor perhiasan, situasi ini lebih buruk dibandingkan masa pandemi Covid,” ujar perajin perhiasan berbasis di New Delhi, Sanjeev Agarwal.
Selama ini emas mempunyai kaitan erat dengan budaya India. Dalam setiap pernikahan selalu ada emas yang tidak pernah terlepas dari emas yang kerap diberikan sebagai hadiah dalam pernikahan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Selain menahan diri supaya tidak membeli emas, Modi juga mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, bekerja dari rumah, serta membatasi perjalanan luar negeri yang tidak penting guna mengurangi konsumsi bahan bakar.
Bahkan meminta keluarga mengurangi penggunaan minyak goreng dan meminta para petani untuk menekan pemakaian pupuk
Sejumlah analis menyebut imbauan Modi sebagai langkah “paling drastis” yang diumumkan sejauh ini sebagai respons terhadap lonjakan harga energi, sementara pemimpin oposisi Rahul Gandhi mengatakan pemerintah sedang mengalihkan “tanggung jawab kepada rakyat”. (tvl)






