Puisi

Topeng Halus di Meja Diskusi

Mimbar kami wangi, tapi baunya amis jua

Kau datang bergaya rapi, membawa senyum palsu baja

Membuka dialog, katanya, tapi merantai lidah yang bicara

Kekuasaan merangkak halus, menyusup ke jantung wisma

Kami cium busuk muslihatmu di balik kata-kata tenang

Ruang sidang kau jadikan kuburan bagi pekik yang lantang

Cukup! Meja kami balikkan, tak sudi kami kau jinakkan!

Enyah kau dari sini, bawa pulang kuasamu yang pincang!

Gedung ini milik darah dan api, bukan milik sangkarmu

Kami usir kau, pembungkam yang berselimut rindu!

Andra Nuryadi

Back to top button