Spiritus

Catatan Kecil, Memahami Makna Ramadlan

Gunakan bulan Ramadlan ini untuk membakar dosa dan kesalahan, bukan menambah masalah dan kejengkelan karena kesalahan ucap dan tingkah.

Oleh: Prof Dr KH Ahmad Imam Mawardi

TAK banyak yang tahu bahwa kata Ramadlan itu berasal dari kata RAMADLA,  ARMADLA atau IRMADL yang berarti membakar atau panas yang amat sangat. Siapa yang mampu memanfaatkan Ramadlan dengan baik, mengisinya dengan amal kebaikan, maka dosa-dosanya akan dibakar. Ampunan akan diberikan kepadanya oleh Allah Yang Mahapengampun.

Semua kita memiliki potensi untuk berbuat salah dan dosa. Mungkin tanpa niat sengaja kita melakukannya. Bisakah berbuat dosa tanpa sengaja? Mungkin saja, yakni jika dalam dirinya tertanam watak tak bagus, berupa mudah berprasangka jelek, mudah cemburu dan curiga, serta mudah iri hati dan sombong. Watak seperti itu biasanya senang dijilat dan dipuji, gampang emosi dan berlidah tajam yang menyakiti jika dirinya kalah saing atau tak dihormati. Bermuhasabahlah.

Iblis itu menjadi terkutuk karena merasa dirinya lebih baik dari Nabi Adam. Qabil mrmbunuh Habil itu karena hasad yang tak terkendali. Nabi Adam dimuliakan oleh Allah karena merendah dengan mengatakan kepada Allah: “Kami telah aniaya kepada diri kami sendiri.” Penyakit sombong dan iri hati itu sulit disembunyikan, ia akan terbaca oleh hati walau telah ditutupi oleh senyuman termanispun. Kesantunan dan kerendahhatian tetap akan terasa dan terbaca walau tak didukung oleh pemberian benda atau apapun. Hati seorang mukmin itu memiliki mata dan telinga yang tajam. Waspadalah.

Gunakan bulan Ramadlan ini untuk membakar dosa dan kesalahan, bukan menambah masalah dan kejengkelan karena kesalahan ucap dan tingkah. Orang cerdas itu bukan karena pendidikannya tinggi, tapi karena kemampuannya mengatur hati dan lisannya. Jangan pernah berlebihan kagum kepada orang yang cerdas akal, sebelum ada bukti ucap dan sikapnya memberikan manfaat bagi orang banyak. Salam, A. Imam Mawardi. [*]

* Founder and Director di Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close