Crispy

40 Tahun Ditutupi, Ternyata Nenek Moyang Joe Biden Pendukung Perbudakan

  • Dari sebuah foto yang viral di media sosial, wartawan Politico menelusuri garis keturunan Joe Biden.
  • Dua ahli silsilah dan garis keturunan berkesimpulan nenek moyang Joe Biden memiliki budak.

JERNIH — Sepanjang 40 tahun karier politiknya, Joe Biden kerap membanggakan akar keturunan Irlandia dari garis ibu. Itu ia tidak pernah mengungkap nenek moyangnya adalah pendukung perbudakan.

The Bidens: Inside the First Family’s Fifty-Year Rise to Power, sebuah buku karya korespondon Politico Ben Schreckinger, mengungkap akar keturunan presiden AS ini dari garis ayah.

Buku ditulis berdasarkan penelusuran ahli silsilah Alexander Bannerman yang berbasis di West Virginia, dan ahli garis keturunan Gary Boyd Roberts. Keduanya berkesimpulan dua nenek moyang Biden dari garis ayah memperbudak banyak orang di abad ke-19.

Kelaparan Hebat

Nenek moyang Biden tiba di AS dapat ditelusuri dari bencana Kelaparan Hebat, atau Kelaparan Kentang, pada abad ke-19. Kelaparan dipicu penyakit busuk daun tanaman kentang, yang membuat panen gagal.

Penyakit yang disebabkan organisme mirip jamur itu menyebabkan ketang menghitam dan membusuk sebelum dipanen. Satu juta orang meninggal, satu juta lainnya bermigrasi ke AS.

Ratu Victoria, yang saat itu berkuasa di Inggris, menyalurkan bantuan 2.000 poundsterling — jauh dari cukup untuk mengenyangkan perut jutaan orang Irlandia. Sultan Abdulmejid I dari Kekaisaran Ottoman mengirim bantuan senilai 10 ribu poundsterling, yang setidaknya membantu menyelamatkan ribuan nyawa dari kelaparan.

Bantuan Kekaisaran Ottoman datang dengan cara tidak biasa. Kapal-kapal Ottoman berlayar dengan rute berputar, untuk mengalabui AL Inggris. Bantuan tiba di Drogheda, bukan di Dublin dan Cork yang dijaga AL Inggris.

Inggris tidak menghendaki bantuan asing datang ke Irlandia yang tercekik kelaparan hebat dan sekarat. Generasi penduduk Drogheda saat ini diwariskan cerita bagaimana bantuan Ottoman datang menyelamatkan mereka.

Dalam situasi inilah nenek moyang Biden berangkat dari Dublin dan mendarat di AS, tepatnya di West Virginia, dan menjadi bagian koloni pendatang.

Sensus 1800 mencatat kakek buyut Biden adalah Jesse Robbinet, dan terdaftar sebagai pemilik dua orang yang diperbudak di Alleghany County, Maryland.

Thomas Randle, kakek buyut ketiga Biden, memperbudak seorang anak laki-laki berusia 14 tahun di Baltimore County, Maryland, menurut catatan Sensus 1850. Sampai 1860, Randle tetap tercatat sebagai pemiliki satu budak.

Juga terungkap bahwa Keluarga Biden memiliki hubungan panjang dengan Verina Anne Banks Howell, istri Jefferson Davis — presiden Konfederasi AS.

Perang Saudara AS (1861–1865) membenturkan dua kekuatan; Uni dan Konfederasi. Uni menentang perbudakan. Konfederasi pro-perbudakan.

Berkat Foto

Penelusuran nenek moyang Biden dilakukan beberapa bulan setelah sebuah foto yang menunjukan seorang tentara Konfederasi menyebar di dunia maya. Dalam foto itu terdapat tulisan; Josep J Biden (1828-1880), kakek buyut Joe Biden, adalah seorang pemilik budak dan berjuang untuk pasukan Kofederasi.

Penelusuran dimulai dengan mencari tahu siapa pria dalam foto itu. Ternyata, pria itu bernama Richard Young Bennett, yang tidak ada kaitan dengan Biden. Namun tulisan yang tertera dalam foto itu menjadi informasi awal penelusuran silsilah Biden.

Namun, Biden bukan satu-satunya keturunan pemilik budak. Mitch McConnel, pemimpin moniritas Senat, keturunan pemilik budak. Barrack Obama juga punya leluhur yang terlibat dalam praktik perbudakan.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close